AS Diskriminatif, Cabut Kuota Tiket Suporter Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Rabu, 10 Juni 2026 - 10:20 WIB
Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) menyebut jatah tiket yang sebelumnya telah diberikan FIFA mendadak ditarik kembali. Situasi itu membuat federasi tidak lagi bisa menyalurkan tiket resmi kepada para pendukung tim nasional.
“Federasi sebelumnya sudah memulai proses penjualan tiket pertandingan melawan Selandia Baru, Belgia, dan Mesir melalui situs resmi,” tulis pernyataan FFIRI.
“Namun secara mengejutkan, kuota tiket untuk Federasi Sepak Bola Iran dicabut. Dalam kondisi saat ini, kami bahkan tidak bisa menyediakan satu tiket pun kepada suporter tim nasional,” lanjut pernyataan tersebut.
Iran dijadwalkan memainkan seluruh laga fase grup di wilayah Amerika Serikat. Mereka akan menghadapi Selandia Baru pada 15 Juni, Belgia pada 21 Juni, dan Mesir pada 26 Juni.
Situasi Iran memang menjadi sorotan sejak awal karena hubungan politik yang memanas dengan Amerika Serikat. Sempat muncul spekulasi Iran akan mundur dari turnamen, tetapi skuad akhirnya tetap berangkat dan tiba di Meksiko akhir pekan lalu setelah mendapatkan visa masuk.
Meski demikian, beberapa staf tim dilaporkan gagal ikut berangkat karena izin masuk mereka ditolak.
“Federasi sebelumnya sudah memulai proses penjualan tiket pertandingan melawan Selandia Baru, Belgia, dan Mesir melalui situs resmi,” tulis pernyataan FFIRI.
“Namun secara mengejutkan, kuota tiket untuk Federasi Sepak Bola Iran dicabut. Dalam kondisi saat ini, kami bahkan tidak bisa menyediakan satu tiket pun kepada suporter tim nasional,” lanjut pernyataan tersebut.
Iran dijadwalkan memainkan seluruh laga fase grup di wilayah Amerika Serikat. Mereka akan menghadapi Selandia Baru pada 15 Juni, Belgia pada 21 Juni, dan Mesir pada 26 Juni.
Situasi Iran memang menjadi sorotan sejak awal karena hubungan politik yang memanas dengan Amerika Serikat. Sempat muncul spekulasi Iran akan mundur dari turnamen, tetapi skuad akhirnya tetap berangkat dan tiba di Meksiko akhir pekan lalu setelah mendapatkan visa masuk.
Meski demikian, beberapa staf tim dilaporkan gagal ikut berangkat karena izin masuk mereka ditolak.
Lihat Juga :