FA Simpan Tiket Murah Piala Dunia 2026 untuk Fans Inggris
Senin, 15 Juni 2026 - 19:09 WIB
Sebagai respons, FA memutuskan untuk menahan penjualan tiket kategori termurah atau entry-level hingga sehari sebelum pertandingan berlangsung. Menurut laporan The Times, kebijakan ini bertujuan mencegah tiket jatuh ke tangan calo dan kemudian dijual kembali dengan harga yang jauh lebih mahal.
Melalui skema tersebut, ratusan tiket untuk pertandingan Inggris akan tersedia dengan harga sekitar 60 dolar AS atau setara Rp975 ribu. Langkah FA pun menuai apresiasi karena dianggap memberikan kesempatan lebih besar bagi suporter untuk menyaksikan langsung pertandingan tim nasional mereka.
Di sisi lain, FIFA mendapat sorotan tajam terkait kebijakan penjualan tiket. Badan sepak bola dunia itu beralasan bahwa regulasi di Amerika Serikat mengizinkan penjualan kembali tiket dengan harga berapa pun. FIFA juga disebut menerima sekitar 30 persen dari nilai setiap tiket yang terjual melalui platform penjualan kembali resmi.
Baca Juga: Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
Presiden FIFA, Gianni Infantino, membela kebijakan tersebut. Menurutnya, tingginya harga tiket merupakan konsekuensi dari permintaan yang sangat besar terhadap Piala Dunia 2026.
Melalui skema tersebut, ratusan tiket untuk pertandingan Inggris akan tersedia dengan harga sekitar 60 dolar AS atau setara Rp975 ribu. Langkah FA pun menuai apresiasi karena dianggap memberikan kesempatan lebih besar bagi suporter untuk menyaksikan langsung pertandingan tim nasional mereka.
Di sisi lain, FIFA mendapat sorotan tajam terkait kebijakan penjualan tiket. Badan sepak bola dunia itu beralasan bahwa regulasi di Amerika Serikat mengizinkan penjualan kembali tiket dengan harga berapa pun. FIFA juga disebut menerima sekitar 30 persen dari nilai setiap tiket yang terjual melalui platform penjualan kembali resmi.
Baca Juga: Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
Presiden FIFA, Gianni Infantino, membela kebijakan tersebut. Menurutnya, tingginya harga tiket merupakan konsekuensi dari permintaan yang sangat besar terhadap Piala Dunia 2026.
Lihat Juga :