FIFA: Gestur Kontroversial Asisten Wasit VAR Tak Langgar Aturan
Selasa, 16 Juni 2026 - 08:20 WIB
Setelah melakukan penyelidikan, FIFA menyimpulkan tidak ada bukti yang menunjukkan Evans melanggar aturan disiplin. "Setelah investigasi dilakukan, tidak ditemukan bukti pelanggaran Kode Disiplin FIFA," demikian pernyataan singkat FIFA.
Dalam pernyataan yang dirilis FIFA, Evans membantah keras bahwa dirinya sengaja menyampaikan pesan atau afiliasi tertentu melalui gestur tersebut. "Liputan yang muncul setelah insiden ini sama sekali tidak mencerminkan siapa diri saya," kata Evans.
"Saya memahami bagaimana isyarat itu dapat ditafsirkan dan saya menyesalkan situasi yang terjadi. Namun saya ingin menegaskan bahwa saya tidak secara sadar maupun sengaja membuat simbol tangan seperti yang dituduhkan," lanjutnya.
Wasit berusia 38 tahun itu mengaku bahkan tidak menyadari dirinya telah membuat gestur tersebut. Menurut Evans, rekaman video dari ruang VAR menunjukkan dirinya berulang kali melakukan gerakan serupa ketika memegang pena di antara jari-jarinya.
Evans: Gerakan Itu Tidak Disengaja
Dalam pernyataan yang dirilis FIFA, Evans membantah keras bahwa dirinya sengaja menyampaikan pesan atau afiliasi tertentu melalui gestur tersebut. "Liputan yang muncul setelah insiden ini sama sekali tidak mencerminkan siapa diri saya," kata Evans.
"Saya memahami bagaimana isyarat itu dapat ditafsirkan dan saya menyesalkan situasi yang terjadi. Namun saya ingin menegaskan bahwa saya tidak secara sadar maupun sengaja membuat simbol tangan seperti yang dituduhkan," lanjutnya.
Wasit berusia 38 tahun itu mengaku bahkan tidak menyadari dirinya telah membuat gestur tersebut. Menurut Evans, rekaman video dari ruang VAR menunjukkan dirinya berulang kali melakukan gerakan serupa ketika memegang pena di antara jari-jarinya.
Lihat Juga :