Piala Dunia 2026: FIFA Diam-Diam Ubah Ritual VAR
Selasa, 16 Juni 2026 - 08:59 WIB
Perubahan itu terus diterapkan pada pertandingan-pertandingan selanjutnya. Hingga kini, FIFA belum memberikan penjelasan resmi mengenai alasan di balik perubahan tayangan tersebut.
Dalam permainan itu, seseorang membentuk lingkaran dengan jari di bawah pinggang dan orang yang melihatnya akan mendapat hukuman berupa pukulan ringan di bahu.
Namun, sejak 2017, simbol yang sama juga mulai digunakan sebagian kelompok sayap kanan ekstrem sebagai kode komunikasi. Pada 2019, organisasi anti-diskriminasi Anti-Defamation League (ADL) memasukkan simbol tersebut ke dalam daftar simbol kebencian.
Baca Juga: Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
Mengapa Tanda "OK" Terbalik Menjadi Kontroversi?
Gestur yang dilakukan Evans menyerupai simbol "OK" terbalik yang selama ini memiliki dua makna berbeda. Mengutip laporan BBC, Selasa (16/6/2026), di satu sisi, simbol tersebut identik dengan permainan iseng yang populer lewat sitkom Amerika Malcolm in the Middle dan kemudian berkembang menjadi meme internet.Dalam permainan itu, seseorang membentuk lingkaran dengan jari di bawah pinggang dan orang yang melihatnya akan mendapat hukuman berupa pukulan ringan di bahu.
Namun, sejak 2017, simbol yang sama juga mulai digunakan sebagian kelompok sayap kanan ekstrem sebagai kode komunikasi. Pada 2019, organisasi anti-diskriminasi Anti-Defamation League (ADL) memasukkan simbol tersebut ke dalam daftar simbol kebencian.
Baca Juga: Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
Lihat Juga :