Inggris Hajar Kroasia 4-2, Tuchel: Ini Bukan Identitas The Three Lions
Kamis, 18 Juni 2026 - 09:09 WIB
Performa babak kedua menunjukkan kualitas sesungguhnya Inggris. Mereka tampil dominan, lebih rapi dalam membangun serangan, dan menciptakan sembilan tembakan tepat sasaran, terbanyak di antara tim mana pun dalam satu babak pertandingan di Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Portugal Mentok, Ronaldo Dicap Egois!
Kemenangan ini memberikan suntikan kepercayaan diri besar bagi Inggris dalam perburuan gelar juara dunia. Namun, Tuchel dan anak asuhnya juga menyadari masih ada sejumlah kelemahan yang harus dibenahi jika ingin melangkah jauh dan menghadapi lawan-lawan yang lebih kuat di fase berikutnya.
"Saya pikir kami sedikit gugup. Mungkin kami ingin berlebihan, tetapi kami jelas terlalu banyak berpikir tentang keputusan kami. Kami terlalu lama mengambil keputusan," kata Tuchel dikutip dari ESPN.
"Ketika kami bisa bermain umpan pendek, kami bermain umpan panjang. Ketika kami bisa bermain umpan panjang, kami bermain umpan pendek. Kami tidak dapat menemukan ritme permainan yang sebenarnya dan bahkan dalam bertahan, kami terlalu lama mengambil keputusan untuk bermain bertahan dalam tekanan tinggi. Kami terlalu lama bermain bertahan, yang juga bukan identitas kami dan bukan yang kami inginkan."
Baca Juga: Portugal Mentok, Ronaldo Dicap Egois!
Kemenangan ini memberikan suntikan kepercayaan diri besar bagi Inggris dalam perburuan gelar juara dunia. Namun, Tuchel dan anak asuhnya juga menyadari masih ada sejumlah kelemahan yang harus dibenahi jika ingin melangkah jauh dan menghadapi lawan-lawan yang lebih kuat di fase berikutnya.
"Saya pikir kami sedikit gugup. Mungkin kami ingin berlebihan, tetapi kami jelas terlalu banyak berpikir tentang keputusan kami. Kami terlalu lama mengambil keputusan," kata Tuchel dikutip dari ESPN.
"Ketika kami bisa bermain umpan pendek, kami bermain umpan panjang. Ketika kami bisa bermain umpan panjang, kami bermain umpan pendek. Kami tidak dapat menemukan ritme permainan yang sebenarnya dan bahkan dalam bertahan, kami terlalu lama mengambil keputusan untuk bermain bertahan dalam tekanan tinggi. Kami terlalu lama bermain bertahan, yang juga bukan identitas kami dan bukan yang kami inginkan."
(yov)
Lihat Juga :