Ditahan Curacao, Ekuador Gagal Segel Tiket ke Babak Gugur Piala Dunia 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:11 WIB
Memasuki babak kedua, tekanan Ekuador semakin intens. Peluang demi peluang terus berdatangan, termasuk sundulan Piero Hincapie yang melambung tipis di atas mistar pada menit ke-74 serta peluang emas Valencia pada menit ke-84 yang justru melebar meski sudah berhadapan dengan ruang tembak terbuka.

Di sisi lain, Curaçao beberapa kali mengancam lewat serangan balik cepat yang dipimpin Tahith Chong dan Juninho Bacuna. Bahkan pada menit ke-60, tim Karibia itu nyaris mencuri gol ketika Leandro Bacuna, Comenencia, dan Jurgen Locadia memaksa Hernan Galindez melakukan tiga penyelamatan beruntun dalam satu rangkaian serangan.

Menjelang akhir pertandingan, Ekuador terus menggempur. Plata sempat memaksa pertahanan Curaçao bekerja keras, sementara Angelo Preciado hampir memecah kebuntuan lewat umpan silang yang membentur mistar gawang pada menit ke-90. Namun seluruh usaha tersebut tetap gagal menghasilkan gol.

Sorotan utama pertandingan jatuh kepada Eloy Room. Penjaga gawang Curaçao itu mencatat sekitar 15 penyelamatan sepanjang laga dan menjadi faktor utama keberhasilan timnya mengamankan satu poin bersejarah.

Hasil imbang 0-0 ini membuat Ekuador harus menunda kepastian lolos ke fase gugur, sementara Curaçao menjaga asa untuk menciptakan kejutan pada laga terakhir grup. Bagi tim asuhan Dick Advocaat, satu poin melawan Ekuador menjadi salah satu hasil terbesar dalam sejarah sepak bola negara Karibia tersebut di ajang Piala Dunia.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!