Tim Kedua Kami adalah Iran, Kisah Solidaritas yang Mengharukan di Piala Dunia 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 12:02 WIB
Bagi Romero, dukungan itu bukan tanpa alasan. Ia mengaku bangga karena Tijuana menjadi tempat singgah sementara bagi skuad Iran di tengah berbagai persoalan yang mereka hadapi di luar lapangan.

Sebelumnya, Iran terpaksa memindahkan markasnya dari Tucson, Arizona, ke Tijuana setelah belasan anggota staf mereka ditolak visa Amerika Serikat. Di tengah memanasnya konflik Amerika Serikat dan Israel dengan Iran, skuad Persia juga menyuarakan keluhan mengenai perlakuan yang mereka anggap tidak adil, mulai dari persoalan visa, waktu perjalanan, hingga ketidaksetaraan dengan peserta lainnya.

Situasi tersebut justru melahirkan solidaritas yang tak terduga antara masyarakat Meksiko dan Iran. Benih persahabatan itu mulai terlihat sejak pertandingan pertama Iran melawan Selandia Baru, yang juga berlangsung di Los Angeles.

Baca Juga: Kartu Merah Piala Dunia 2026 Lampaui Edisi 2018 dan 2022

Di kota yang memiliki akar budaya Meksiko yang begitu kuat, dukungan kepada Iran terasa sangat nyata. Bahkan, penyerang Iran, Mehdi Taremi, secara khusus mengucapkan terima kasih kepada para pendukung Meksiko.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!