WOSPAC Paparkan Solusi Menuju Piala Dunia dan Masa Depan Sepak Bola Indonesia

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:26 WIB
Tim Ahli Wakil Ketua MPR RI, Tantri Moerdopo (kiri) dan CEO WOSPAC Indonesia Benhard Sitorus. Foto: SINDOnews/HO/Tangkapan Layar
JAKARTA - Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko berlangsung tanpa kehadiran Timnas Indonesia . Skuad Garuda gagal menembus putaran final setelah terhenti di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Meski demikian, antusiasme masyarakat Indonesia terhadap ajang sepak bola terbesar di dunia itu tetap tinggi. Harapan untuk menyaksikan Timnas Indonesia tampil di panggung Piala Dunia pun terus menyala.



Melihat kondisi tersebut, WOSPAC (World Sport Academy) Indonesia menawarkan solusi jangka panjang agar Indonesia tidak hanya menjadi penonton, tetapi mampu menjadi bagian dari sejarah sepak bola dunia.

CEO WOSPAC Indonesia, Benhard Sitorus, meyakini masa depan sepak bola nasional masih sangat menjanjikan. Menurutnya, fondasi tim yang kuat serta potensi besar para pemain muda dapat menjadi modal penting untuk membawa sepak bola Indonesia berkembang lebih jauh.

Ia menilai akademi sepak bola dan kompetisi profesional yang terstruktur merupakan fondasi utama dalam mencetak talenta-talenta berbakat yang mampu bersaing di level internasional.

"Dengan perencanaan yang tepat, sinergi yang kuat, serta dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, Timnas Indonesia memiliki peluang besar untuk bersaing di level dunia," ujar Benhard.

Optimisme tersebut disampaikan Benhard dalam webinar nasional bertajuk "Piala Dunia dan Masa Depan Sepak Bola Indonesia" yang diselenggarakan oleh Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Lestari Moerdijat, melalui Forum Diskusi Denpasar 12 edisi ke-280 pada Rabu (24/6/2026).

Menurut Benhard, pembinaan usia muda menjadi faktor utama yang akan menentukan prestasi dan masa depan sepak bola Indonesia.

"WOSPAC hadir bukan untuk mengubah metodologi lokal, melainkan membawa talenta Indonesia langsung ke pusat ekosistem sepak bola terbaik di dunia. Kami menggabungkan pelatihan sepak bola performa tinggi, pendidikan formal internasional yang tetap terintegrasi dengan sistem pendidikan Indonesia, serta pembentukan karakter, mulai dari pola pikir, kepercayaan diri, kemandirian hingga kemampuan berbicara di depan publik," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!