AS Bidik Tuan Rumah Piala Dunia 2038
Sabtu, 27 Juni 2026 - 06:06 WIB
Pada Piala Dunia 2026, sebanyak 104 pertandingan digelar di tiga negara tuan rumah. Dari jumlah tersebut, 78 pertandingan berlangsung di Amerika Serikat, termasuk partai final.
Sementara itu, FIFA telah menetapkan tuan rumah dua edisi berikutnya. Piala Dunia 2030 akan digelar di Spanyol, Portugal, dan Maroko, dengan tiga pertandingan pembuka dimainkan di Uruguay, Argentina, dan Paraguay sebagai bagian dari peringatan 100 tahun penyelenggaraan Piala Dunia.
Adapun Piala Dunia 2034 akan berlangsung di Arab Saudi, menjadikannya negara Timur Tengah kedua yang menjadi tuan rumah setelah Qatar pada edisi 2022. Meski demikian, peluang Amerika Serikat kembali menjadi tuan rumah pada 2038 dinilai cukup terbuka.
Baca Juga: Brasil Resmi Gugat Keputusan VAR ke FIFA, Gol Lionel Messi Ikut Terseret
Seorang pejabat Gedung Putih menyebut Amerika Serikat memiliki keuntungan besar karena sebagian besar infrastruktur stadion telah tersedia, sehingga biaya penyelenggaraan jauh lebih rendah dibandingkan negara lain yang harus membangun fasilitas baru. "Kami sudah memiliki stadion-stadion yang dibutuhkan. Dibandingkan banyak negara tuan rumah lain yang harus menghabiskan biaya puluhan miliar dolar untuk membangun infrastruktur, kami hanya perlu mengeluarkan beberapa miliar dolar," ujarnya dikutip dari SPORTBible, Sabtu (27/6/2026).
Sementara itu, FIFA telah menetapkan tuan rumah dua edisi berikutnya. Piala Dunia 2030 akan digelar di Spanyol, Portugal, dan Maroko, dengan tiga pertandingan pembuka dimainkan di Uruguay, Argentina, dan Paraguay sebagai bagian dari peringatan 100 tahun penyelenggaraan Piala Dunia.
Adapun Piala Dunia 2034 akan berlangsung di Arab Saudi, menjadikannya negara Timur Tengah kedua yang menjadi tuan rumah setelah Qatar pada edisi 2022. Meski demikian, peluang Amerika Serikat kembali menjadi tuan rumah pada 2038 dinilai cukup terbuka.
Baca Juga: Brasil Resmi Gugat Keputusan VAR ke FIFA, Gol Lionel Messi Ikut Terseret
Seorang pejabat Gedung Putih menyebut Amerika Serikat memiliki keuntungan besar karena sebagian besar infrastruktur stadion telah tersedia, sehingga biaya penyelenggaraan jauh lebih rendah dibandingkan negara lain yang harus membangun fasilitas baru. "Kami sudah memiliki stadion-stadion yang dibutuhkan. Dibandingkan banyak negara tuan rumah lain yang harus menghabiskan biaya puluhan miliar dolar untuk membangun infrastruktur, kami hanya perlu mengeluarkan beberapa miliar dolar," ujarnya dikutip dari SPORTBible, Sabtu (27/6/2026).
Lihat Juga :