FIFA Izinkan Pemain Amerika Serikat yang Dikartu Merah Tampil Lawan Belgia?
Senin, 06 Juli 2026 - 02:14 WIB
Kasus ini kemudian mengingatkan publik pada kontroversi Piala Dunia 1962. Saat itu, pemain Brasil Garrincha mendapat kartu merah pada semifinal melawan Chile akibat tindakan keras di lapangan.
Situasi tersebut menjadi persoalan besar bagi FIFA karena Garrincha merupakan bintang utama Brasil setelah Pelé mengalami cedera. Pemain berusia 28 tahun itu bahkan mencetak dua gol saat Brasil menang 4-2 atas Chile sebelum diusir wasit.
Setelah adanya permohonan dari federasi sepak bola Brasil, Garrincha akhirnya tetap diizinkan tampil pada final melawan Cekoslowakia. Brasil kemudian menang 3-1 dan mengangkat trofi Piala Dunia, meski Garrincha disebut tampil tidak maksimal karena bermain dalam kondisi demam.
Kini, keputusan terkait Balogun membuat FIFA kembali menjadi sorotan. Amerika Serikat tentu mendapat keuntungan besar karena tetap bisa menurunkan salah satu penyerangnya saat menghadapi Belgia demi tiket ke perempat final Piala Dunia 2026.
Situasi tersebut menjadi persoalan besar bagi FIFA karena Garrincha merupakan bintang utama Brasil setelah Pelé mengalami cedera. Pemain berusia 28 tahun itu bahkan mencetak dua gol saat Brasil menang 4-2 atas Chile sebelum diusir wasit.
Setelah adanya permohonan dari federasi sepak bola Brasil, Garrincha akhirnya tetap diizinkan tampil pada final melawan Cekoslowakia. Brasil kemudian menang 3-1 dan mengangkat trofi Piala Dunia, meski Garrincha disebut tampil tidak maksimal karena bermain dalam kondisi demam.
Kini, keputusan terkait Balogun membuat FIFA kembali menjadi sorotan. Amerika Serikat tentu mendapat keuntungan besar karena tetap bisa menurunkan salah satu penyerangnya saat menghadapi Belgia demi tiket ke perempat final Piala Dunia 2026.
(sto)
Lihat Juga :