Balogun Bebas, Tuchel: Mungkin Trump Bisa Selamatkan Quansah?
Senin, 06 Juli 2026 - 14:44 WIB
Pelatih Timnas Inggris Thomas Tuchel melontarkan sindiran tajam terhadap FIFA setelah hukuman skorsing penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, dibatalkan jelang babak 16 besar Piala Dunia 2026 / Foto: New York Post
Pelatih Timnas Inggris Thomas Tuchel melontarkan sindiran tajam terhadap FIFA setelah hukuman skorsing penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, dibatalkan jelang babak 16 besar Piala Dunia 2026 . Bahkan, ia sempat berkelakar bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump mungkin bisa membantu mencabut kartu merah bek Inggris, Jarell Quansah.
FIFA sebelumnya mengonfirmasi Balogun tetap bisa tampil menghadapi Belgia setelah menangguhkan hukuman skorsing satu pertandingan berdasarkan Pasal 27 Kode Disiplin FIFA. Keputusan itu memicu kontroversi dan mendapat protes dari Asosiasi Sepak Bola Belgia (RBFA).
Menurut laporan ABC News, Trump disebut menghubungi Presiden FIFA Gianni Infantino untuk meminta peninjauan terhadap hukuman Balogun. FIFA sendiri belum memberikan komentar terkait laporan tersebut.
Baca Juga: Air Mata Neymar dan Akhir Perjalanan Brasil di Piala Dunia 2026
FIFA sebelumnya mengonfirmasi Balogun tetap bisa tampil menghadapi Belgia setelah menangguhkan hukuman skorsing satu pertandingan berdasarkan Pasal 27 Kode Disiplin FIFA. Keputusan itu memicu kontroversi dan mendapat protes dari Asosiasi Sepak Bola Belgia (RBFA).
Menurut laporan ABC News, Trump disebut menghubungi Presiden FIFA Gianni Infantino untuk meminta peninjauan terhadap hukuman Balogun. FIFA sendiri belum memberikan komentar terkait laporan tersebut.
Baca Juga: Air Mata Neymar dan Akhir Perjalanan Brasil di Piala Dunia 2026
Lihat Juga :