Balogun Bebas, Tuchel: Mungkin Trump Bisa Selamatkan Quansah?
Senin, 06 Juli 2026 - 14:44 WIB
Tuchel mengaku bingung dengan proses yang membuat keputusan wasit bisa berubah setelah pertandingan selesai. Menurutnya, hal terpenting adalah konsistensi dalam penerapan aturan.
"Saya hanya ingin ada konsistensi dalam pengambilan keputusan. Jika keputusan seperti ini bisa diubah, lalu sampai di mana batasnya? Siapa yang berhak membatalkannya, kapan, dan atas dasar apa?" ujar Tuchel dikutip dari ESPN, Senin (6/7/2026).
Pelatih asal Jerman itu kemudian mencontohkan sejumlah keputusan wasit yang juga bisa diperdebatkan jika mekanisme serupa diterapkan. "Apakah kartu kuning Declan Rice pada menit pertama juga bisa dicabut? Atau kartu Michael Olise yang menurut banyak orang seharusnya bukan kartu kuning? Kalau seperti ini, kita bisa terus memperdebatkan semua keputusan wasit," katanya.
Baca Juga: Balogun Diselamatkan FIFA, Belgia: Ini April Mop?
Tuchel mengakui dirinya tidak memahami secara detail dasar hukum yang digunakan FIFA untuk menangguhkan hukuman Balogun. Karena itu, ia memilih menunggu perkembangan selanjutnya.
"Saya hanya ingin ada konsistensi dalam pengambilan keputusan. Jika keputusan seperti ini bisa diubah, lalu sampai di mana batasnya? Siapa yang berhak membatalkannya, kapan, dan atas dasar apa?" ujar Tuchel dikutip dari ESPN, Senin (6/7/2026).
Pelatih asal Jerman itu kemudian mencontohkan sejumlah keputusan wasit yang juga bisa diperdebatkan jika mekanisme serupa diterapkan. "Apakah kartu kuning Declan Rice pada menit pertama juga bisa dicabut? Atau kartu Michael Olise yang menurut banyak orang seharusnya bukan kartu kuning? Kalau seperti ini, kita bisa terus memperdebatkan semua keputusan wasit," katanya.
Baca Juga: Balogun Diselamatkan FIFA, Belgia: Ini April Mop?
Tuchel mengakui dirinya tidak memahami secara detail dasar hukum yang digunakan FIFA untuk menangguhkan hukuman Balogun. Karena itu, ia memilih menunggu perkembangan selanjutnya.
Lihat Juga :