Banding Olise Ditolak, FIFA Bikin Prancis Murka

Jum'at, 10 Juli 2026 - 00:03 WIB
Keputusan itu memungkinkan Balogun tampil pada laga babak 16 besar melawan Belgia, meski Amerika Serikat akhirnya tersingkir setelah kalah telak 1-4. Perbedaan perlakuan terhadap dua kasus tersebut memunculkan tudingan bahwa FIFA tidak menerapkan standar yang konsisten dalam mengambil keputusan.

Sejumlah pihak mempertanyakan mengapa Balogun mendapat keringanan. Sementara Olise tidak memperoleh perlakuan serupa meskipun tayangan ulang dianggap menguntungkan kubu Prancis.

Mantan striker Inggris, Wayne Rooney, bahkan sebelumnya menyebut keputusan FIFA dalam kasus Balogun sebagai "aib yang mutlak" karena dianggap merusak kredibilitas turnamen. Sementara itu, Inggris juga sempat dikabarkan mempertimbangkan untuk mengajukan banding atas kartu merah Jarell Quansah saat menghadapi Meksiko.

Namun, potensi hukuman yang lebih berat membuat langkah tersebut diyakini tidak dilanjutkan. Di tengah polemik tersebut, Prancis kini harus mengalihkan fokus ke laga krusial melawan Maroko.

Deschamps menghadapi dilema besar, tetap memainkan Olise dengan risiko kehilangan sang pemain di semifinal apabila kembali menerima kartu kuning, atau menyimpannya demi menghindari ancaman skorsing.

Untungnya, Les Bleus masih memiliki sejumlah opsi berkualitas di lini depan seperti Bradley Barcola, Ousmane Dembele, dan Desire Doue yang siap mengisi peran apabila Deschamps memutuskan mengistirahatkan Olise. Jika mampu menyingkirkan Maroko, Prancis berpeluang menghadapi pemenang duel Spanyol kontra Belgia di babak semifinal.
(yov)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!