Format Baru FIFA Bikin Jalan Argentina Lebih Mulus di Piala Dunia 2026

Jum'at, 10 Juli 2026 - 11:27 WIB
Pada undian Piala Dunia 2026, Spanyol dan Argentina sebagai unggulan pertama serta kedua ditempatkan di sisi berbeda bagan gugur. Prancis dan Inggris yang berada di posisi unggulan ketiga serta keempat juga dipisahkan ke jalur lain. Hasilnya, empat negara tersebut tidak dapat bertemu satu sama lain sebelum empat besar apabila sama-sama melaju sesuai jalur.

Skema tersebut akhirnya berjalan seperti yang diperkirakan. Argentina, Spanyol, Prancis, dan Inggris berhasil menjadi juara grup, lalu terus melaju ke fase gugur. Di perempat final, masing-masing menghadapi lawan berbeda, dengan Argentina bertemu Swiss, Inggris menghadapi Norwegia, Prancis melawan Maroko, sementara Spanyol berduel dengan Belgia.

Format itu memicu perdebatan karena dinilai menguntungkan negara-negara besar dengan menjaga mereka dari potensi pertemuan lebih awal. Namun, sistem pemisahan unggulan sebenarnya bukan hal baru dalam olahraga. Pola serupa juga digunakan di Wimbledon, Liga Champions format baru, hingga Piala Dunia Antarklub FIFA yang diperluas.

Meski demikian, aturan tersebut muncul ketika FIFA sedang menghadapi berbagai kritik mengenai integritas penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Kubu Mesir sebelumnya menuding pertandingan mereka melawan Argentina telah diatur agar Lionel Messi dan tim juara bertahan tetap bertahan lebih lama di turnamen demi kepentingan pemasaran.

Tuduhan itu mencuat setelah Mesir kalah 2-3 dari Argentina meski sempat unggul dua gol. Pelatih Hossam Hassan dan sejumlah pemain Mesir memprotes keputusan VAR yang membatalkan gol mereka serta insiden Mohamed Salah di kotak penalti yang tidak menghasilkan hadiah penalti sebelum gol kemenangan Argentina tercipta.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!