Profil Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:53 WIB
Penunjukan Pinheiro juga menambah daftar panjang polemik perwasitan sepanjang Piala Dunia 2026. Sebelumnya, pelatih Mesir Hossam Hassan sempat menuduh adanya tekanan terhadap wasit setelah timnya kalah dari Argentina.

Tuduhan tersebut langsung dibantah oleh Kepala Departemen Wasit FIFA yang menegaskan tidak ada keberpihakan dalam setiap pertandingan. Kontroversi lain muncul ketika FIFA membatalkan skorsing penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, sehingga tetap bisa tampil di babak gugur.

Baca Juga: Peluang Cristiano Ronaldo Tampil di Piala Dunia 2030 Masih Terbuka

Keputusan itu memicu kritik dari sejumlah tokoh sepak bola Eropa. Selain itu, penerapan aturan baru FIFA terkait pemain yang menutupi mulut saat berdebat di lapangan juga memancing perdebatan.

Beberapa pemain telah menerima kartu merah karena dianggap melanggar aturan tersebut, yang diberlakukan untuk mencegah ucapan kasar, diskriminatif, atau ofensif disembunyikan dari pengawasan wasit. Polemik lainnya sempat muncul ketika seorang petugas VAR dituduh membuat gestur yang diasosiasikan dengan simbol supremasi kulit putih.

Setelah melakukan penyelidikan, FIFA menyatakan tidak menemukan adanya pelanggaran sehingga petugas tersebut dinyatakan tidak bersalah. Dengan status Argentina sebagai juara bertahan dan Swiss yang tengah memburu semifinal pertama dalam sejarah, tekanan terhadap Pinheiro dipastikan sangat besar. Setiap keputusan yang diambil wasit berusia 38 tahun itu diyakini akan berada di bawah sorotan tajam, mengingat satu momen kontroversial saja bisa menentukan tim yang melaju ke babak semifinal.
(yov)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!