Blunder Senne Lammens dan Pelukan Courtois

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:04 WIB
Saat pertandingan memasuki fase krusial, tembakan Pau Cubarsí dari luar kotak penalti gagal diamankan dengan sempurna. Bola terlepas dari tangkapannya dan langsung disambar Mikel Merino menjadi gol yang memastikan kemenangan Spanyol sekaligus mengakhiri perjalanan Belgia di Piala Dunia 2026.

Tak butuh waktu lama, media sosial dipenuhi kritik. Banyak yang menilai blunder tersebut menjadi penyebab utama kegagalan Belgia melaju ke semifinal.

Baca Juga: Peluang Cristiano Ronaldo Tampil di Piala Dunia 2030 Masih Terbuka

Bahkan, sebuah catatan statistik kembali mencuat. Lammens disebut sebagai kiper pertama yang masuk sebagai pemain pengganti lalu melakukan kesalahan yang berujung gol di Piala Dunia sejak Dimbi Tubilandu membela DR Kongo saat menghadapi Yugoslavia pada edisi 1974.



Namun, di tengah derasnya kritik, Courtois memilih berdiri di sisi rekan setimnya. "Pertama-tama, saya bersimpati kepada Senne. Menjadi penjaga gawang adalah posisi yang paling tidak mengenal ampun dalam sepak bola. Anda bisa membuat sepuluh keputusan yang benar, tetapi orang-orang hanya akan mengingat satu kesalahan," ujar Courtois.

Kiper senior Belgia itu memahami betul beratnya tekanan yang harus ditanggung seorang penjaga gawang, terlebih di fase gugur Piala Dunia. "Ini adalah babak gugur Piala Dunia. Marginnya sangat kecil dan satu momen bisa menentukan seluruh perjalanan turnamen. Saat Anda mengenakan seragam Belgia di level ini, setiap tindakan memiliki arti yang sangat besar," lanjutnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!