72 Tahun Menunggu, Xhaka: Saatnya Swiss Menulis Sejarah Baru
Minggu, 12 Juli 2026 - 04:04 WIB
Di hadapan tantangan terbesar mereka di Piala Dunia 2026, Granit Xhaka yakin tidak ada mimpi yang mustahil diwujudkan. Ia pun mengajak seluruh rakyat Swiss untuk terus bermimpi / Foto: BBC
Kapten Timnas Swiss, Granit Xhaka, mengajak seluruh rakyat Swiss untuk terus bermimpi. Di hadapan tantangan terbesar mereka di Piala Dunia 2026 , gelandang berusia 33 tahun itu yakin tidak ada mimpi yang mustahil diwujudkan.
Swiss akan menghadapi juara bertahan Argentina pada laga perempat final di Stadion Arrowhead, Kansas City, Minggu (12/7/2026). Jika mampu menumbangkan tim yang dipimpin Lionel Messi, Swiss akan mencatat sejarah dengan lolos ke semifinal Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Bagi Xhaka, kesempatan ini bukan sekadar pertandingan sepak bola, melainkan peluang untuk mengubah sejarah. "Kepada para pendukung, teruslah bermimpi. Saya selalu menjadi orang yang percaya pada mimpi, dan mimpi bisa menjadi kenyataan," ujar Xhaka dikutip dari France24.
Baca Juga: Norwegia vs Inggris: Haaland Tagih Janji Rooney Mendayung di Sungai Mersey
Swiss akan menghadapi juara bertahan Argentina pada laga perempat final di Stadion Arrowhead, Kansas City, Minggu (12/7/2026). Jika mampu menumbangkan tim yang dipimpin Lionel Messi, Swiss akan mencatat sejarah dengan lolos ke semifinal Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Bagi Xhaka, kesempatan ini bukan sekadar pertandingan sepak bola, melainkan peluang untuk mengubah sejarah. "Kepada para pendukung, teruslah bermimpi. Saya selalu menjadi orang yang percaya pada mimpi, dan mimpi bisa menjadi kenyataan," ujar Xhaka dikutip dari France24.
Baca Juga: Norwegia vs Inggris: Haaland Tagih Janji Rooney Mendayung di Sungai Mersey
Lihat Juga :