72 Tahun Menunggu, Xhaka: Saatnya Swiss Menulis Sejarah Baru
Minggu, 12 Juli 2026 - 04:04 WIB
Mantan gelandang Arsenal dan Bayer Leverkusen itu menambahkan mimpi tidak akan datang begitu saja. Dibutuhkan kerja keras, keberanian, dan tekad untuk melampaui batas kemampuan.
"Kalau kami ingin mewujudkan mimpi itu, kami harus bekerja keras, berjuang, dan memberikan 100 persen kemampuan. Terkadang kami juga harus melakukan sesuatu yang berbeda dan mendorong batas kemampuan kami untuk bisa mengalahkan Argentina. Saya yakin tim ini siap."
Meski begitu, ia percaya Swiss tetap memiliki peluang jika bermain disiplin. "Saya tidak tahu apakah kami bisa menghentikannya selama 90 menit. Itu akan sangat sulit. Tetapi kami harus bermain cerdas, tetap rapat, menutup ruang, dan tidak memberinya terlalu banyak kebebasan. Ketika kami menguasai bola, dia juga tidak akan bisa bergerak dengan leluasa," ujar Xhaka.
Laga melawan Argentina memiliki arti istimewa bagi Xhaka. Selama kariernya yang panjang, ia telah merasakan atmosfer pertandingan besar bersama klub-klub elite Eropa. Namun, kesempatan membawa Swiss menembus semifinal Piala Dunia dinilainya jauh lebih berharga.
"Kalau kami ingin mewujudkan mimpi itu, kami harus bekerja keras, berjuang, dan memberikan 100 persen kemampuan. Terkadang kami juga harus melakukan sesuatu yang berbeda dan mendorong batas kemampuan kami untuk bisa mengalahkan Argentina. Saya yakin tim ini siap."
Misi Sulit Menghentikan Messi
Menghadapi Argentina berarti menghadapi Messi, yang hingga perempat final telah menjadi salah satu pencetak gol terbanyak turnamen dengan delapan gol. Xhaka mengakui bahwa menghentikan Messi selama 90 menit hampir mustahil.Meski begitu, ia percaya Swiss tetap memiliki peluang jika bermain disiplin. "Saya tidak tahu apakah kami bisa menghentikannya selama 90 menit. Itu akan sangat sulit. Tetapi kami harus bermain cerdas, tetap rapat, menutup ruang, dan tidak memberinya terlalu banyak kebebasan. Ketika kami menguasai bola, dia juga tidak akan bisa bergerak dengan leluasa," ujar Xhaka.
Laga melawan Argentina memiliki arti istimewa bagi Xhaka. Selama kariernya yang panjang, ia telah merasakan atmosfer pertandingan besar bersama klub-klub elite Eropa. Namun, kesempatan membawa Swiss menembus semifinal Piala Dunia dinilainya jauh lebih berharga.
Lihat Juga :