5 Momen Paling Bersejarah Rivalitas Inggris vs Argentina di Piala Dunia, Ada Gol 'Tangan Tuhan'
Minggu, 12 Juli 2026 - 14:11 WIB
Michael Owen yang saat itu masih berusia 18 tahun melakukan solo run dari tengah lapangan sebelum mengecoh para pemain bertahan Argentina dan mencetak gol spektakuler. Penampilan tersebut membuat Owen dikenal dunia sebagai salah satu talenta muda terbaik, sebelum akhirnya meraih Ballon d'Or pada 2001.
Empat tahun setelah kartu merah yang menghantuinya, Beckham mendapat kesempatan menebus kesalahan.
Pada fase grup Piala Dunia 2002 di Jepang dan Korea Selatan, Inggris memperoleh hadiah penalti setelah Mauricio Pochettino melanggar Michael Owen. Beckham yang menjabat sebagai kapten dengan tenang mengeksekusi penalti dan membawa Inggris menang 1-0.
Kemenangan itu menjadi pembalasan yang sempurna bagi Beckham sekaligus kemenangan pertama Inggris atas Argentina di Piala Dunia sejak final 1966.
Babak Baru Rivalitas
Kini, hampir seperempat abad setelah pertemuan terakhir di Piala Dunia, Inggris dan Argentina kembali dipertemukan di panggung terbesar sepak bola dunia.
Argentina datang sebagai juara bertahan dengan Lionel Messi yang masih menjadi pusat permainan, didukung Julian Alvarez, Lautaro Martinez, dan Alexis Mac Allister. Di sisi lain, Inggris mengandalkan generasi emas yang dipimpin Jude Bellingham, Harry Kane, Declan Rice, hingga Bukayo Saka.
Dengan sejarah panjang yang dipenuhi kontroversi, gol-gol ikonik, dan duel penuh emosi, semifinal Piala Dunia 2026 diprediksi kembali menghadirkan pertandingan yang akan dikenang. Pemenangnya akan melangkah ke final dan menjaga asa mengangkat trofi Piala Dunia, sekaligus menambah satu bab baru dalam rivalitas legendaris Inggris kontra Argentina.
5. Beckham Tuntaskan Dendam (2002)
Pada fase grup Piala Dunia 2002 di Jepang dan Korea Selatan, Inggris memperoleh hadiah penalti setelah Mauricio Pochettino melanggar Michael Owen. Beckham yang menjabat sebagai kapten dengan tenang mengeksekusi penalti dan membawa Inggris menang 1-0.
Kemenangan itu menjadi pembalasan yang sempurna bagi Beckham sekaligus kemenangan pertama Inggris atas Argentina di Piala Dunia sejak final 1966.
Babak Baru Rivalitas
Kini, hampir seperempat abad setelah pertemuan terakhir di Piala Dunia, Inggris dan Argentina kembali dipertemukan di panggung terbesar sepak bola dunia.
Argentina datang sebagai juara bertahan dengan Lionel Messi yang masih menjadi pusat permainan, didukung Julian Alvarez, Lautaro Martinez, dan Alexis Mac Allister. Di sisi lain, Inggris mengandalkan generasi emas yang dipimpin Jude Bellingham, Harry Kane, Declan Rice, hingga Bukayo Saka.
Dengan sejarah panjang yang dipenuhi kontroversi, gol-gol ikonik, dan duel penuh emosi, semifinal Piala Dunia 2026 diprediksi kembali menghadirkan pertandingan yang akan dikenang. Pemenangnya akan melangkah ke final dan menjaga asa mengangkat trofi Piala Dunia, sekaligus menambah satu bab baru dalam rivalitas legendaris Inggris kontra Argentina.
(sto)
Lihat Juga :