Selebrasi Liar Lautaro Martinez Lolos dari Kartu Merah, Begini Penjelasan FIFA

Senin, 13 Juli 2026 - 01:01 WIB
Namun, wasit Pinheiro memilih tidak memberikan hukuman. Keputusan itu ternyata masih sesuai dengan ketentuan Laws of the Game yang diterbitkan International Football Association Board (IFAB).

Dalam Law 12 mengenai pelanggaran dan tindakan tidak sportif, dijelaskan bahwa pemain memang diperbolehkan merayakan gol selama selebrasi tersebut tidak dilakukan secara berlebihan atau menyebabkan pemborosan waktu yang signifikan.

Aturan tersebut juga menegaskan bahwa meninggalkan lapangan untuk merayakan gol bukan merupakan pelanggaran yang otomatis berbuah kartu kuning, selama pemain segera kembali ke lapangan.

Seorang pemain baru wajib diberi kartu kuning apabila selebrasinya memenuhi kriteria tertentu, seperti memanjat pagar pembatas stadion, mendekati penonton dengan cara yang membahayakan keselamatan atau keamanan, melakukan tindakan provokatif, menghina lawan, mengenakan topeng, maupun melepas jersey.

Karena selebrasi Lautaro tidak memenuhi unsur-unsur tersebut dan dinilai tidak membahayakan keamanan, keputusan untuk memberikan kartu kuning sepenuhnya berada dalam diskresi wasit. Pinheiro menilai aksi sang penyerang masih dalam batas yang diperbolehkan sehingga tidak ada hukuman tambahan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!