Wacana FIFA Ubah Piala Dunia Jadi 64 Tim Bikin Heboh

Senin, 13 Juli 2026 - 15:29 WIB
Infantino juga mencontohkan keberhasilan format 48 tim pada Piala Dunia 2026. Salah satu indikatornya adalah meningkatnya prestasi wakil Afrika. "Dulu hanya lima tim Afrika yang bisa tampil di Piala Dunia. Kini sembilan dari sepuluh wakil Afrika berhasil lolos ke babak gugur. Itu menunjukkan betapa pentingnya memberi kesempatan yang lebih luas," jelasnya.

FIFA sebenarnya telah menyetujui penambahan peserta dari 32 menjadi 48 tim pada 2017, dengan format tersebut mulai diterapkan pada Piala Dunia 2026. Namun, wacana memperbesar turnamen kembali muncul setelah Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL) secara resmi mengusulkan agar Piala Dunia 2030 diikuti 64 tim.

Baca Juga: Bellingham vs Messi: Pertarungan Dua Maestro Nomor 10

Hingga kini, Dewan FIFA belum mengambil keputusan atas proposal tersebut. Piala Dunia 2030 sendiri akan digelar di Spanyol, Portugal, dan Maroko, dengan tiga laga pembuka dimainkan di Argentina, Uruguay, dan Paraguay sebagai bagian dari perayaan 100 tahun penyelenggaraan Piala Dunia.

Banyak Penolakan dari Federasi Besar

Meski mendapat dukungan dari sebagian pihak, usulan 64 tim juga menuai kritik. Presiden UEFA Aleksander Ceferin menyebut gagasan tersebut sebagai "ide buruk" karena dinilai akan merusak kualitas turnamen sekaligus menyulitkan proses kualifikasi.

Pandangan serupa disampaikan Presiden Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Sheikh Salman bin Ibrahim Al Khalifa, yang memperingatkan bahwa penambahan peserta berlebihan hanya akan menciptakan "kekacauan". Sementara itu, Presiden CONCACAF Victor Montagliani menilai usulan tersebut "tidak terasa tepat" dan berpotensi mengganggu ekosistem sepak bola secara keseluruhan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!