Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:52 WIB
Hingga kini belum diketahui apakah Infantino tertarik menerima tawaran tersebut. Belum ada pula konfirmasi apakah Trump telah membahas langsung rencana itu dengan pria asal Swiss-Italia berusia 56 tahun tersebut.

Wacana ini muncul hanya beberapa hari setelah Piala Dunia 2026 berakhir. Sepanjang turnamen, kedekatan Trump dan Infantino menjadi sorotan. Trump hadir dalam final antara Spanyol melawan Argentina di Stadion New York/New Jersey, menyerahkan medali kepada kedua tim, lalu ikut memberikan trofi kepada kapten Spanyol Rodri bersama Infantino.

Momen itu sempat memicu kontroversi karena Trump tetap berada di atas podium saat para pemain Spanyol melakukan selebrasi juara. Infantino bahkan terlihat beberapa kali berusaha mempersilakan Trump turun dari panggung, namun Presiden AS itu tetap bertahan sehingga menuai kritik dari berbagai kalangan.

Kontroversi lain yang turut membayangi FIFA adalah keputusan mencabut hukuman larangan satu pertandingan bagi penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, setelah kartu merah yang diterimanya pada babak 32 besar melawan Bosnia dan Herzegovina. Keputusan tersebut disebut sejumlah media terjadi setelah adanya intervensi Trump dan memicu kritik keras, termasuk dari UEFA yang menyebut langkah FIFA sebagai keputusan "belum pernah terjadi sebelumnya, sulit dipahami, dan tidak dapat dibenarkan."

Situasi tersebut dikabarkan membuat posisi Infantino di FIFA mulai mendapat tekanan. Sejumlah negara yang sebelumnya mendukung pencalonannya untuk kembali memimpin FIFA disebut mulai mempertimbangkan menarik dukungan, sehingga masa depannya di organisasi sepak bola dunia itu dipertanyakan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!