10 Pemain Paling Mengecewakan di Piala Dunia 2026: Dari Ronaldo hingga Neymar Jr
Jum'at, 24 Juli 2026 - 10:19 WIB
Piala Dunia keenam Cristiano Ronaldo berakhir dengan performa yang memicu banyak kritik. Ronaldo memang mencetak dua gol saat menghadapi Uzbekistan dan satu gol penalti melawan Kroasia. Namun kontribusinya dinilai minim ketika Portugal menghadapi lawan-lawan kuat. Saat disingkirkan Spanyol 0-1 di babak 16 besar, ia nyaris tidak memberikan ancaman berarti dan gagal melepaskan tembakan tepat sasaran yang berbahaya.
Kapten Senegal ini tampil jauh di bawah performa terbaiknya. Mané bermain di seluruh empat pertandingan dan hanya mencatat satu assist saat menghadapi Norwegia. Dalam 362 menit bermain, ia kesulitan melewati lawan dalam duel satu lawan satu sehingga serangan Senegal kehilangan daya ledak. Kondisi fisiknya yang mulai menurun juga terlihat jelas saat Senegal kalah dari Belgia di babak 32 besar.
Sebagai kapten tim, Joshua Kimmich kembali gagal membawa Jerman berbicara banyak di turnamen besar. Bermain sebagai bek kanan, ia memang menyumbang dua assist ketika Jerman menghancurkan Curaçao 7-1 dan mencetak penalti saat adu penalti melawan Paraguay. Namun, kegagalan Die Mannschaft tersingkir di babak 32 besar membuat kepemimpinannya kembali dipertanyakan.
Pulisic mengawali turnamen dengan assist saat melawan Paraguay. Namun semuanya berubah setelah ia mengalami cedera betis. Pemain andalan Amerika Serikat itu tetap memaksakan diri bermain, tetapi kehilangan kecepatan dan ketajamannya. Penampilannya jauh dari standar sehingga gagal membantu tuan rumah melangkah lebih jauh.
Kapten Korea Selatan gagal menjadi pembeda di Piala Dunia keempatnya. Son menyia-nyiakan sejumlah peluang emas saat menghadapi Ceko dan tampil kurang efektif melawan Meksiko. Bahkan pelatih Hong Myung-bo sempat mencadangkannya pada laga kontra Afrika Selatan. Ia menutup turnamen dengan nol gol dan nol assist dalam 171 menit bermain ketika Korea Selatan tersingkir di fase grup.
4. Sadio Mané (Senegal)
Kapten Senegal ini tampil jauh di bawah performa terbaiknya. Mané bermain di seluruh empat pertandingan dan hanya mencatat satu assist saat menghadapi Norwegia. Dalam 362 menit bermain, ia kesulitan melewati lawan dalam duel satu lawan satu sehingga serangan Senegal kehilangan daya ledak. Kondisi fisiknya yang mulai menurun juga terlihat jelas saat Senegal kalah dari Belgia di babak 32 besar.
5. Joshua Kimmich (Jerman)
6. Christian Pulisic (Amerika Serikat)
Pulisic mengawali turnamen dengan assist saat melawan Paraguay. Namun semuanya berubah setelah ia mengalami cedera betis. Pemain andalan Amerika Serikat itu tetap memaksakan diri bermain, tetapi kehilangan kecepatan dan ketajamannya. Penampilannya jauh dari standar sehingga gagal membantu tuan rumah melangkah lebih jauh.
7. Son Heung-min (Korea Selatan)
Kapten Korea Selatan gagal menjadi pembeda di Piala Dunia keempatnya. Son menyia-nyiakan sejumlah peluang emas saat menghadapi Ceko dan tampil kurang efektif melawan Meksiko. Bahkan pelatih Hong Myung-bo sempat mencadangkannya pada laga kontra Afrika Selatan. Ia menutup turnamen dengan nol gol dan nol assist dalam 171 menit bermain ketika Korea Selatan tersingkir di fase grup.
Lihat Juga :