4 Dragster dari Empat Daerah Warnai Persaingan Sentul Drag Record Simpati 5G 2026
Selasa, 28 Juli 2026 - 12:21 WIB
Prestasi Ester semakin lengkap setelah ia juga meraih penghargaan Best Reaction Time, berkat catatan reaksi start terbaik sepanjang perlombaan. Pencapaian ganda tersebut menunjukkan konsistensi pembalap wanita asal Jawa Barat itu di tengah persaingan yang semakin kompetitif.
Sementara itu, gelar Juara Umum Sentul Drag Record Simpati 5G 2026 menjadi milik Novriansyah Nasution dari Jakarta yang memperkuat 35 Garage Racing Team. Ia memastikan predikat tersebut setelah memenangi tiga kelas Bracket 201 meter, yakni Bracket 12 detik, Bracket 11,5 detik, dan Bracket 10,5 detik. Novriansyah juga finis di posisi keempat pada kelas Bracket 19 detik untuk kategori 402 meter.
Pimpinan lomba Hasanudin, yang akrab disapa Bang Udin, menilai hasil balapan kali ini menunjukkan kualitas dragster nasional semakin merata. Menurutnya, pembalap dari berbagai daerah mampu bersaing ketat dan memiliki keunggulan masing-masing, baik dari sisi kecepatan, konsistensi maupun reaksi saat start.
"Yang menarik dari gelaran kali ini adalah persaingan yang semakin kompetitif. Kita melihat pembalap dari berbagai daerah mampu menunjukkan performa terbaiknya. Ada yang menjadi juara kelas, ada yang tercepat secara keseluruhan di lintasan, dan ada juga yang berhasil mencatatkan reaction time terbaik. Ini menunjukkan bahwa setiap pembalap memiliki keunggulannya masing-masing," ujar Bang Udin.
Ia menambahkan, drag race kini berkembang tidak hanya sebagai ajang adu cepat, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem otomotif nasional yang mempertemukan pembalap, tim, komunitas, dan pecinta otomotif.
Sementara itu, gelar Juara Umum Sentul Drag Record Simpati 5G 2026 menjadi milik Novriansyah Nasution dari Jakarta yang memperkuat 35 Garage Racing Team. Ia memastikan predikat tersebut setelah memenangi tiga kelas Bracket 201 meter, yakni Bracket 12 detik, Bracket 11,5 detik, dan Bracket 10,5 detik. Novriansyah juga finis di posisi keempat pada kelas Bracket 19 detik untuk kategori 402 meter.
Pimpinan lomba Hasanudin, yang akrab disapa Bang Udin, menilai hasil balapan kali ini menunjukkan kualitas dragster nasional semakin merata. Menurutnya, pembalap dari berbagai daerah mampu bersaing ketat dan memiliki keunggulan masing-masing, baik dari sisi kecepatan, konsistensi maupun reaksi saat start.
"Yang menarik dari gelaran kali ini adalah persaingan yang semakin kompetitif. Kita melihat pembalap dari berbagai daerah mampu menunjukkan performa terbaiknya. Ada yang menjadi juara kelas, ada yang tercepat secara keseluruhan di lintasan, dan ada juga yang berhasil mencatatkan reaction time terbaik. Ini menunjukkan bahwa setiap pembalap memiliki keunggulannya masing-masing," ujar Bang Udin.
Ia menambahkan, drag race kini berkembang tidak hanya sebagai ajang adu cepat, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem otomotif nasional yang mempertemukan pembalap, tim, komunitas, dan pecinta otomotif.
Lihat Juga :