Karena Uang Tyson Fury vs Deontay Wilder III Terusir dari Inggris dan AS
Kamis, 24 September 2020 - 06:13 WIB
Karena Uang Tyson Fury vs Deontay Wilder III Terusir dari Inggris dan AS/Boxing Scene
LONDON - Promotor Frank Warren mengisyaratkan pertarungan trilogi Tyson Fury melawan Deontay Wilder dapat berlangsung di luar Inggris dan Amerika Serikat. Pertarungan perebutan gelar tinju Kelas Berat WBC ketiga di antara keduanya ditargetkan digelar 19 Desember di Las Vegas, Amerika Serikat.
Potensi kurangnya kehadiran penonton akan menjadi masalah bagi keuangan keduanya. Warren mengatakan kepada Good Morning Britain dari ITV bahwa tidak mungkin melakukan pertarungan tanpa penonton. "Bukan pertarungan sebesar itu," katanya. "Wilder dan Fury adalah pertarungan terlaris yang pernah terjadi di Vegas. Kami tidak bisa kehilangan itu. Itu uang yang sangat banyak. Kami membutuhkan (uang) itu,’’akunya.
Baca Juga: Floyd Mayweather Jr. Lawan Logan Paul Keterlaluan, Nggak Pakai IQ
Kekhawatiran tidak diperbolehkannya penonton menyaksikan langsung di stadion membuatnya memutar otak mencari Negara di luar Inggris dan AS. "Atau kami datang dengan skenario di mana ada biaya tempat yang sangat besar dari suatu wilayah untuk mengambilnya, dan kami menggunakannya untuk mempromosikan negara mereka,’ungkapnya. "Kami sedang melihat situasi itu."
Potensi kurangnya kehadiran penonton akan menjadi masalah bagi keuangan keduanya. Warren mengatakan kepada Good Morning Britain dari ITV bahwa tidak mungkin melakukan pertarungan tanpa penonton. "Bukan pertarungan sebesar itu," katanya. "Wilder dan Fury adalah pertarungan terlaris yang pernah terjadi di Vegas. Kami tidak bisa kehilangan itu. Itu uang yang sangat banyak. Kami membutuhkan (uang) itu,’’akunya.
Baca Juga: Floyd Mayweather Jr. Lawan Logan Paul Keterlaluan, Nggak Pakai IQ
Kekhawatiran tidak diperbolehkannya penonton menyaksikan langsung di stadion membuatnya memutar otak mencari Negara di luar Inggris dan AS. "Atau kami datang dengan skenario di mana ada biaya tempat yang sangat besar dari suatu wilayah untuk mengambilnya, dan kami menggunakannya untuk mempromosikan negara mereka,’ungkapnya. "Kami sedang melihat situasi itu."
Lihat Juga :