Tottenham Singkirkan Chelsea, Mourinho dan Lampard Saling Caci

Rabu, 30 September 2020 - 07:11 WIB
"Saya mengomentari fakta bahwa dia tampaknya lebih banyak berbicara dengan wasit daripada dia berbicara dengan para pemainnya, jadi ini hanya sebentar dengan kami."

"Saya sangat menghormati Jose, tidak peduli apa yang dia katakan di pinggir lapangan. Saya pikir dia merasakan perasaan di babak pertama dan bagaimana itu. Semuanya baik-baik saja di akhir pertandingan dan itu tidak akan pernah berubah," tutur Lampard.

Sementara itu Mourinho mengatakan kalau dirinya juga menghormati Lampard. "Dengan Lampard hal yang paling penting adalah perasaan saya terhadapnya daripada kata-kata yang kami tukarkan. Saya berhutang padanya semua yang dia berikan kepada saya, dia selalu memberi saya semua yang dia miliki sebagai pemain dan saya tidak pernah melupakan itu."

"Perasaan saya terhadapnya akan selalu menjadi perasaan betapa saya berhutang padanya atas pemain yang luar biasa. Satu-satunya hal yang saya katakan kepadanya, hanya pendapat dari pelatih lama kepada pelatih muda bertalenta, yaitu ketika para pemain membutuhkan kami, itu adalah saat mereka kalah, saat mereka menang, kami tidak perlu menjadi protagonis."

"Di pertandingan terakhir ketika mereka kalah 3-0 [melawan West Brom] saya merasa sangat kasihan padanya karena dia sedih dan pendiam di kursinya. Dalam hal sepak bola saya tidak bisa mengajarinya apa-apa, dia tahu sepak bola, itu hanyalah sebuah opini, tetap berada di pinggir lapangan saat tim Anda kalah dan tetap tenang saat tim Anda menang," tutup Mourinho.
(bbk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!