Reuni Dua Sahabat di Allianz Stadium

Sabtu, 03 Oktober 2020 - 12:35 WIB
Memiliki jam terbang lebih baik di dunia pelatih membuat Gattuso begitu percaya diri. Saat Pirlo ditunjuk sebagai pelatih Juve menggantikan Maurizio Sarri, Agustus lalu, dia memperingatkan Pirlo jika dunia kepelatihan sangat berbeda dibandingkan menjadi pemain, terutama dari sisi tekanan dan ekspektasi.

“Dia (Pirlo) beruntung bisa menjadi pelatih klub juara Juventus. Tapi, di profesi ini memiliki karier bermain yang bagus tidaklah cukup. Anda harus belajar, bekerja keras, dan mungkin sedikit tidur,” tandas Gattuso, dilansir Reuters.

Peringatan yang diberikan Gattuso sangat beralasan mengingat Pirlo tergolong masih hijau lantaran belum memiliki pengalaman apa pun di dunia kepelatihan. Sempat menangani Juve U-23 (30 Juli-8 Agustus), Pirlo mengejutkan jagat sepak bola ketika ditunjuk sebagai pelatih utama La Vecchia Signora.

Tapi, keraguan publik terhadap Pirlo sedikit mereda dengan start Juve yang cukup baik musim ini. Mereka meraih empat poin di dua pertandingan Seri A. Juve menang 3-0 atas Sampdoria (21/9) dan ditahan 2-2 oleh AS Roma (28/9/2020). (Baca juga: Peneliti Temukan Danau Air Asin di Planet Mars)

Pirlo mengungkapkan kinerja Juve sejatinya tidak terlalu buruk melawan Roma. Dia menilai timnya belum memiliki ritme yang diinginkan lantaran pendeknya masa persiapan di musim 2020/2021. Pirlo yakin dengan berjalannya waktu, Juve bakal lebih solid dan konsisten.

“Melawan Roma adalah sebuah langkah mundur dalam hal performa. Tapi, ini adalah pekerjaan yang sedang dalam proses dan kami belum memiliki kesempatan untuk memainkan pertandingan persahabatan pramusim untuk menguji hal-hal seperti ini,” kata Pirlo.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!