Prancis Terbuka 2020 Pastikan Ada Juara Baru di Tunggal Putri

Selasa, 06 Oktober 2020 - 13:35 WIB
Bagi Halep, kekalahan ini mengakhiri kemenangan 17 pertandingan secara beruntunnya dan gagal menggeser Ashleigh Barty sebagai petenis nomor satu dunia. Meski kecewa, dia mengaku puas dengan performanya sepanjang tahun ini. “Ini adalah tahun fantastis dengan semua momen sulit. Jadi, saya tidak ingin merusaknya karena sebuah pertandingan,” ujarnya. (Baca juga: Kejam! RUU Ciptaker Hilangkan Cuti Haid dan Melahirkan Pekerja Perempuan)

Bagi Swiatek, ini merupakan pencapaian luar biasa untuk pertama kalinya melangkah ke perempat final di ajang grand slam. Bahkan, petenis berusia 19 tahun itu juga terkejut bisa mengalahkan Halep yang sempat menghajarnya habis-habisan dengan hanya mendapatkan satu game saja di babak yang sama Prancis Terbuka musim lalu.

“Saya sangat fokus untuk keseluruhan pertandingan, bahkan saya terkejut bisa melakukan itu. Musim lalu, saya belum cukup berpengalaman. Itu pertandingan pertama saya di stadion besar. Sejak itu, saya telah memainkan beberapa pertandingan besar, dan sekarang saya bisa mengatasi tekanan,” ujarnya.

Kemenangan meyakinkan tersebut mengantarkan Swiatek membukukan satu tempat di perempat final Prancis Terbuka 2020. Di laga berikutnya, petenis berperingkat 54 dunia ini akan melawan petenis kualifikasi asal Italia, Martina Trevisan, yang tampil solid dengan menumbangkan unggulan kelima asal Belanda Kiki Bertens 6-4, 6-4.

Meski Swiatek berhasil menyingkirkan Halep, dia tidak dijagokan sebagai juara Prancis Terbuka. Justru petenis asal Ukraina Elina Svitolina sekarang menjadi yang paling berpeluang besar untuk bisa memenangkan gelar grand slam tersebut. Pasalnya, unggulan ketiga ini menjadi satu-satunya petenis berada di peringkat lima besar dunia yang tersisa di Roland Garros. (Baca juga: Fadli Zon Ajak Presiden Jokowi Merenung)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!