Hadapi Busta di Perempat Final, Djokovic Dibayangi Trauma
Rabu, 07 Oktober 2020 - 13:35 WIB
Namun, alih-alih move on, memori itu justru kembali terulang ketika berusaha mendapatkan tiket ke perempat final Prancis Terbuka 2020. Dia melakukan kesalahan yang hampir sama saat mengalahkan Karen Khachanov 6-4, 6-3, 6-3 di babak keempat, Senin (5/10/2020). Ketika itu, Djokovic mencoba mengembalikan servis lawannya, namun forehand-nya justru mengenai wajah hakim garis. Beruntung, dia tidak mendapatkan sanksi dari kejadian tersebut.
Djokovic mengungkapkan keprihatinannya kepada hakim garis tersebut. Apalagi, dia masih sangat trauma dengan pengalamannya saat bermain di Flushing Meadows. (Baca juga: UU Ciptaker Buat Dunia Pendidikan Semakin Komersial)
"Itu sangat canggung, deja vu. Saya sebenarnya mencoba untuk medekati hakim garis dan melihat apakah dia baik-baik saja, karena saya melihat dia sedikit memar di bagian kepala tepat bola mengenainya. Saya harap dia baik-baik saja. Dia pasti menanganinya dengan cara yang sangat kuat dan berani,” kata Djokovic dilansir abc.net.
Insiden ini membuat Djokovic semakin berhati-hati saat berada di atas lapangan, terutama saat menghadapi Carreno Busta. Dia bertekad untuk membalas kejadian tersebut dengan merebut kemenangan. Apalagi, petenis berusia 33 tahun itu bertekad mengakhiri turnamen dengan merebut gelar Grand Slam yang ke 18 dalam kariernya.
Selain menjaga emosinya, Djokovic juga harus waspada dengan permainan dari Carreno Busta. Meski dalam statistik pertemuan unggul 3-1, lawannya berada dalam kondisi bagus selama tampil di Roland Garros, termasuk mengandalkan wakil Jerman Daniel Altmaier straight set 6-2, 7-5, 6-2.
Djokovic mengungkapkan keprihatinannya kepada hakim garis tersebut. Apalagi, dia masih sangat trauma dengan pengalamannya saat bermain di Flushing Meadows. (Baca juga: UU Ciptaker Buat Dunia Pendidikan Semakin Komersial)
"Itu sangat canggung, deja vu. Saya sebenarnya mencoba untuk medekati hakim garis dan melihat apakah dia baik-baik saja, karena saya melihat dia sedikit memar di bagian kepala tepat bola mengenainya. Saya harap dia baik-baik saja. Dia pasti menanganinya dengan cara yang sangat kuat dan berani,” kata Djokovic dilansir abc.net.
Insiden ini membuat Djokovic semakin berhati-hati saat berada di atas lapangan, terutama saat menghadapi Carreno Busta. Dia bertekad untuk membalas kejadian tersebut dengan merebut kemenangan. Apalagi, petenis berusia 33 tahun itu bertekad mengakhiri turnamen dengan merebut gelar Grand Slam yang ke 18 dalam kariernya.
Selain menjaga emosinya, Djokovic juga harus waspada dengan permainan dari Carreno Busta. Meski dalam statistik pertemuan unggul 3-1, lawannya berada dalam kondisi bagus selama tampil di Roland Garros, termasuk mengandalkan wakil Jerman Daniel Altmaier straight set 6-2, 7-5, 6-2.
Lihat Juga :