Project Big Picture Bisa Layu Sebelum Berkembang

Kamis, 15 Oktober 2020 - 12:35 WIB
“Di masa-masa sulit ini, persatuan, transparansi, dan tujuan bersama harus mengesampingkan kepentingan segelintir orang. Mari terus bekerja sama untuk menentukan yang terbaik untuk sepak bola Inggris, dengan dialog penuh antara semua pemangku kepentingan utama,” ujar Clarke.

Bukan hanya, FA, protes terhadap Project Big Picture oleh asosiasi suporter. Melalui pernyataan bersama suporter yang merupakan gabungan dari tim big six secara terbuka menolak proposal. Mereka menentang pemusatan kekuasaan di tangan enam pemilik klub teratas.

Asosiasi suporter menyambut baik rencana pemerintah yang ingin menyertakan suporter ke dalam tata kelola sepak bola. Mereka menilai suporter adalah salah satu elemen penting sehingga harus diajak berkonsultasi.

Menurut mereka, dibutuhkan sumber daya yang adil untuk memastikan bahwa Liga Primer kompetitif untuk ditonton dan bahwa liga yang lebih rendah berkembang sebagai bagian dari permainan nasional Inggris. “Para pendukung yang kami wakili beruntung mendukung klub yang secara teratur mengamankan pendapatan finansial terbesar di Liga Primer. Tapi, kita semua memahami bahwa sepak bola tidak bekerja dalam isolasi. Ini adalah sebuah keluarga,” bunyi pernyataan asosiasi suporter. (Baca juga: Diare Juga Bisa Jadi Gejala Awal Terjangkit Covid-19)

Namun, rencana Project Big Picture tetap mendapatkan dukungan yang cukup signifikan. Tokoh-tokoh penting dari klub-klub English Football League (EFL) di Championship, League One, dan League Two dikabarkan mendukung Project Big Picture berdasarkan pertemuan yang digelar, Selasa (13/10).

Paul Scally, Direktur Klub League One, Gilingham, menuturkan klub-klub kecil di Inggris tentu akan sangat terbantu dengan rencana dana talangan senilai 250 juta poundsterling, terutama dalam menghadapi kesulitan ekonomi seperti saat ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!