Halep Minta Jaminan Penyelenggara Australia Terbuka 2021
Jum'at, 23 Oktober 2020 - 14:35 WIB
“Saya pikir di Australia itu akan dikarantina, tapi itu bisa menjadi gelembung. Jadi saya tidak harus tinggal 14 hari hanya di dalam kamar karena jika harus melakukannya, saya tidak bisa bermain setelah 14 hari tanpa latihan. Tapi jika gelembungnya seperti di Paris, saya terbuka dan siap pergi ke sana,” ucap Halep seperti dilansir newschain.
Sementara itu Australia Terbuka yang rencananya dimulai pada 18 Januari masih membutuhkan waktu untuk mendapatkan persetujuan pemerintah atas protokol karantina dan keselamatan untuk menyelenggarakan turnamen pada tahun depan. (Baca juga: Hari Santri, Pemerintah Harus Berpihak dan Hadir Bukan Sekedar Selebrasi)
CEO Tennis Australia Craig Tiley mengatakan pihaknya tidak memiliki waktu banyak untuk memutuskan. Sebab ini sangat berpengaruh kepada petenis dan timnya agar bisa tiba di negara itu dan memulai karantina dua minggu lebih awal.
Namun rencana tersebut masih ditinjau oleh pejabat pemerintah di Victoria, tempat diselenggarakannya Australia Terbuka. “Ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan,” kata Menteri Pariwisata, Olahraga, dan Acara Australia Martin Pakul.
Sama seperti yang dikatakan Tiley, Pakula juga mengungkapkan bahwa persyaratan karantina menjadi masalah utama. Sebab petenis yang tiba di Australia diharuskan untuk tinggal di kamar hotel selama dua minggu. Namun Australia Terbuka meminta pengecualian untuk memungkinkan mereka tinggal bersama di lokasi yang ditentukan dan berlatih di lapangan. (Baca juga: Konsumsi Kedelai Bisa Kurangi Resiko Terkena Kanker)
Sementara itu Australia Terbuka yang rencananya dimulai pada 18 Januari masih membutuhkan waktu untuk mendapatkan persetujuan pemerintah atas protokol karantina dan keselamatan untuk menyelenggarakan turnamen pada tahun depan. (Baca juga: Hari Santri, Pemerintah Harus Berpihak dan Hadir Bukan Sekedar Selebrasi)
CEO Tennis Australia Craig Tiley mengatakan pihaknya tidak memiliki waktu banyak untuk memutuskan. Sebab ini sangat berpengaruh kepada petenis dan timnya agar bisa tiba di negara itu dan memulai karantina dua minggu lebih awal.
Namun rencana tersebut masih ditinjau oleh pejabat pemerintah di Victoria, tempat diselenggarakannya Australia Terbuka. “Ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan,” kata Menteri Pariwisata, Olahraga, dan Acara Australia Martin Pakul.
Sama seperti yang dikatakan Tiley, Pakula juga mengungkapkan bahwa persyaratan karantina menjadi masalah utama. Sebab petenis yang tiba di Australia diharuskan untuk tinggal di kamar hotel selama dua minggu. Namun Australia Terbuka meminta pengecualian untuk memungkinkan mereka tinggal bersama di lokasi yang ditentukan dan berlatih di lapangan. (Baca juga: Konsumsi Kedelai Bisa Kurangi Resiko Terkena Kanker)
Lihat Juga :