Khabib Memburu Rekor Sempurna di Laga Fight Island

Sabtu, 24 Oktober 2020 - 13:35 WIB
Terakhir dirinya bertarung di atas oktagon pada September tahun lalu. Ketika itu, dia berhasil mengalahkan Dustin Poirier pada UFC 242. Selain itu, duel melawan Gaethje akan menjadi kali pertama Nurmagomedov tampil di UFC tanpa sosok pelatih dan ayahnya, Abdulmanap, yang meninggal karena Covid-19.

“Tentu saja, ini agak sulit ketika memiliki begitu banyak tekanan di pundak Anda. Tapi ini merupakan pertarungan yang tidak pernah mudah,” kata Nurmagomedov dilansir dailymail.

Pelatihnya yang juga pelatih kepala American Kickboxing Academy, Javier Mendez mengatakan Nurmagomedov harus mewaspadai tendangan kaki rendah dilancarkan oleh Gaethje yang terkenal sangat berbahaya. Apalagi, dia lebih dikenal dengan bertarung lebih banyak melakukan grappling yang telah membantunya mencatatkan rekor 28-0. (Infografis: Khabib vs Gaethje)

“Tendangan rendah Gaethje adalah ancaman nomor satu. Tendangannya bisa menggagalkan siapa pun. Dia penendang terbaik dalam olahraga ini. Saya tahu ini hanya masalah berapa banyak yang harus kita ambil, atau kita harus mengambilnya sebelum kita membawanya ke lantai,” lanjutnya.

Sedangkan bagi Gaethje, ini akan menjadi pertarungan keduanya tahun ini. Sebelumnya, dia berhasil mengalahkan Tony Ferguson pada Mei lalu. Capaian itu tentu menjadi salah satu modal positifnya untuk bisa mengalahkan Nurmagomedov di laga nanti.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!