Agamanya Dihina, Pogba Pilih Mundur dari Timnas Prancis?
Senin, 26 Oktober 2020 - 12:48 WIB
Menurut pandangan Macron, pelaku pembunuh Samuel Paty adalah kelompok Islam militan domestik atau biasa disebut Cheikh Yassine. Karena itu, dia meminta kelompok tersebut dibubarkan demi kebaikan bersama.
Lebih lanjut, dia juga meminta Masjid Pantin yang terletak di pinggiran timur laut Paris agar ditutup. Ini karena salah satu jamaah di masjid tersebut merupakan wali murid, di sekolah tempat Samuel Paty mengajar.
Tidak hanya itu, Macron juga mengungkapkan hal kontroversial lain, seperti menyebut Samuel Paty ‘dibunuh karena Islamis menginginkan masa depan kita (Prancis)’. Komentar itu mendapat respons dari sejumlah petinggi negara.
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, sampai meminta Macron untuk memperbaiki mentalnya setelah ucapan di atas. Ini juga yang konon menyebabkan Pogba memilih mundur dari Timnas Prancis.
Pogba mengatakan Islam bukanlah agama teroris. II Polpo-julukan Pogba-yang merupakan mualaf mengaku merasakan ketenangan sejak menjadi muslim. “Islam tidak seperti yang orang-orang bayangkan, seperti terorisme,” ucapnya, dilansir thesun.
Lebih lanjut, dia juga meminta Masjid Pantin yang terletak di pinggiran timur laut Paris agar ditutup. Ini karena salah satu jamaah di masjid tersebut merupakan wali murid, di sekolah tempat Samuel Paty mengajar.
Tidak hanya itu, Macron juga mengungkapkan hal kontroversial lain, seperti menyebut Samuel Paty ‘dibunuh karena Islamis menginginkan masa depan kita (Prancis)’. Komentar itu mendapat respons dari sejumlah petinggi negara.
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, sampai meminta Macron untuk memperbaiki mentalnya setelah ucapan di atas. Ini juga yang konon menyebabkan Pogba memilih mundur dari Timnas Prancis.
Pogba mengatakan Islam bukanlah agama teroris. II Polpo-julukan Pogba-yang merupakan mualaf mengaku merasakan ketenangan sejak menjadi muslim. “Islam tidak seperti yang orang-orang bayangkan, seperti terorisme,” ucapnya, dilansir thesun.
Lihat Juga :