Conte Ingin Lebih dari Lukaku dan Martinez Saat Inter Bentrok Shakhtar
Selasa, 27 Oktober 2020 - 13:05 WIB
Bertandang ke NSC Olimpiyskiy Stadium, Martinez (19, 74) dan Lukaku (78, 78) masing-masing menyumbang dua gol dan satu assist. Tidak hanya itu, Lukaku juga sempat dua kali menjebol gawang Moenchengladbach.
Menurut statistik, sejak Lukaku meninggalkan Manchester United (MU) dan membela Inter pada 2019, duetnya dengan Martinez telah menghasilkan setidaknya 20 gol dalam satu musim disemua ajang. Itu tertinggi selama hampir 15 tahun sejak duet Adriano-Obafemi Martins pada 2004/2005.
Selain itu, torehan 34 gol Lukaku diseluruh kompetisi pada musim 2019/2020 merupakan jumlah tertinggi yang dibukukan seorang pemain pada debut musimnya di Italia sejak Ronaldo pada 22 tahun lalu.
Produktivitas Lukaku sampai saat ini terus terjaga dimana telah menghasilkan tujuh gol dari total enam pertandingan. Sedangkan Martinez sudah menghasilkan tiga gol dari lima penampilan secara keseluruhan di musim 2020/2021.
Walau sudah dianggap duet mematikan, Conte menilai keduanya akan terus berkembang. Sebab, Lukaku-Martinez diharapkan menjadi instrumen penting bagi kebangkitan Inter di Liga Champions yang belum pernah juara lagi sejak 2009/2010.
Menurut statistik, sejak Lukaku meninggalkan Manchester United (MU) dan membela Inter pada 2019, duetnya dengan Martinez telah menghasilkan setidaknya 20 gol dalam satu musim disemua ajang. Itu tertinggi selama hampir 15 tahun sejak duet Adriano-Obafemi Martins pada 2004/2005.
Selain itu, torehan 34 gol Lukaku diseluruh kompetisi pada musim 2019/2020 merupakan jumlah tertinggi yang dibukukan seorang pemain pada debut musimnya di Italia sejak Ronaldo pada 22 tahun lalu.
Produktivitas Lukaku sampai saat ini terus terjaga dimana telah menghasilkan tujuh gol dari total enam pertandingan. Sedangkan Martinez sudah menghasilkan tiga gol dari lima penampilan secara keseluruhan di musim 2020/2021.
Walau sudah dianggap duet mematikan, Conte menilai keduanya akan terus berkembang. Sebab, Lukaku-Martinez diharapkan menjadi instrumen penting bagi kebangkitan Inter di Liga Champions yang belum pernah juara lagi sejak 2009/2010.
Lihat Juga :