Koeman Cemaskan Nasib Barcelona Setelah Bukukan Rekor Buruk
Minggu, 01 November 2020 - 16:05 WIB
Pelatih Barcelona, Ronald Koeman mengaku cukup khawatir dengan masa depan pasukannya setelah mencatat start terburuk di LaLiga. Foto: reuters
BARCELONA - Pelatih Barcelona , Ronald Koeman mengaku cukup khawatir dengan masa depan pasukannya setelah mencatat start terburuk di LaLiga . Kecemasan terbesarnya adalah rendahnya produktivitas lini depan.
(Baca Juga: Barcelona Samai Rekor Terburuk pada Awal Musim Usai Ditahan Alaves )
Keluhan itu disampaikan Koeman setelah Barcelona ditahan Deportivo Alaves 1-1. Dengan demikian, El Azulgrana telah melewati empat laga beruntun LaLiga musim 2020/2021 tanpa kemenangan, yakni dua imbang dan dua kalah.
Akibatnya, Barcelona baru mencatat delapan poin dari enam laga pertama di kompetisi domestik. Itu menyamai jumlah poin terendah pada periode yang sama, saat musim 2002/2003 ketika diasuh Louis val Gaal.
"Tentu saja saya khawatir kami hanya meraih dua poin dari 12 poin terbaru [yang tersedia]. Tapi, saya pikir secara umum, permainan kami masih cukup memuaskan. Saya akan lebih khawatir jika kami tidak menciptakan peluang,” ucap Koeman.
Koeman menyatakan keterpurukan Barcelona bukan karena sikap di lapangan atau masalah konsentrasi. Tapi, semua itu lebih karena faktor buruknya penyelesaian akhir. Pasalnya, banyak peluang terbuang percuma.
(Baca Juga: Barcelona Samai Rekor Terburuk pada Awal Musim Usai Ditahan Alaves )
Keluhan itu disampaikan Koeman setelah Barcelona ditahan Deportivo Alaves 1-1. Dengan demikian, El Azulgrana telah melewati empat laga beruntun LaLiga musim 2020/2021 tanpa kemenangan, yakni dua imbang dan dua kalah.
Akibatnya, Barcelona baru mencatat delapan poin dari enam laga pertama di kompetisi domestik. Itu menyamai jumlah poin terendah pada periode yang sama, saat musim 2002/2003 ketika diasuh Louis val Gaal.
"Tentu saja saya khawatir kami hanya meraih dua poin dari 12 poin terbaru [yang tersedia]. Tapi, saya pikir secara umum, permainan kami masih cukup memuaskan. Saya akan lebih khawatir jika kami tidak menciptakan peluang,” ucap Koeman.
Koeman menyatakan keterpurukan Barcelona bukan karena sikap di lapangan atau masalah konsentrasi. Tapi, semua itu lebih karena faktor buruknya penyelesaian akhir. Pasalnya, banyak peluang terbuang percuma.
Lihat Juga :