MU Tersungkur Lagi di Old Trafford, Solskjaer Malah Santai
Senin, 02 November 2020 - 09:30 WIB
Anehnya, catatan buruk itu tidak membuat Solskjaer risau. Absennya penonton yang merupakan pemain ke-12, juga bukan jadi alasan. Baginya, yang terpenting adalah melangkah maju dan fokus menatap laga berikut.
“Kandang dan tandang tidak ada bedanya tanpa kehadiran penonton di stadion. Anda tidak bisa melihatnya seperti itu. Sungguh tidak banyak berarti,” ujar pelatih asal Norwegia itu, dikutip dari BBC.
“Kami bermain fantastis pada tengah pekan dan sekarang kalah. Kami harus segera mengumpulkan poin sebanyak mungkin. Sekarang, kami ingin fokus ke pekan depan dan melawan Everton,” lanjut Solskjaer.
Kekalahan dari Arsenal membuat MU terlempar dari 10 besar. Kolektor 20 gelar Liga Primer itu duduk di peringkat 15 dengan torehan tujuh angka. Menurut catatan Opta, itu mengingatkan kembali pada memori buruk di musim 1972/1973.
“Manchester United gagal menang dari empat pertandingan awal di Old Trafford untuk pertama kali sejak 1972/1973, musim di mana mereka berakhir di peringkat 18,” cuit @OptaJoe.
“Kandang dan tandang tidak ada bedanya tanpa kehadiran penonton di stadion. Anda tidak bisa melihatnya seperti itu. Sungguh tidak banyak berarti,” ujar pelatih asal Norwegia itu, dikutip dari BBC.
“Kami bermain fantastis pada tengah pekan dan sekarang kalah. Kami harus segera mengumpulkan poin sebanyak mungkin. Sekarang, kami ingin fokus ke pekan depan dan melawan Everton,” lanjut Solskjaer.
Kekalahan dari Arsenal membuat MU terlempar dari 10 besar. Kolektor 20 gelar Liga Primer itu duduk di peringkat 15 dengan torehan tujuh angka. Menurut catatan Opta, itu mengingatkan kembali pada memori buruk di musim 1972/1973.
“Manchester United gagal menang dari empat pertandingan awal di Old Trafford untuk pertama kali sejak 1972/1973, musim di mana mereka berakhir di peringkat 18,” cuit @OptaJoe.
Lihat Juga :