Pandemi Virus Corona Picu Kelelahan Mental Petenis
Rabu, 04 November 2020 - 11:37 WIB
Petenis Yunani Stefanos Tsitsipas
PARIS - Petenis Yunani Stefanos Tsitsipas menilai tantangan fisik bukan masalah besar pada tahun ini. Namun, pandemi virus corona (Covid-19) yang membuat petenis mengalami kelelahan mental.
Pandemi Covid-19 sempat membuat turnamen tenis dihentikan pada Maret dan dimulai kembali pada Agustus, menjelang AS Terbuka di New York. Namun, Tsitsipas menyadari bahwa hal tersebut ternyata membuat para petenis mengalami kelelahan karena harus selalu memikirkan cara terhindar dari virus tersebut.
”Sekarang saya baik-baik saja. Saya tidak merasa kelelahan, karena tidak terlalu banyak bermain di turnamen. Saya tidak punya alasan untuk kelelahan fisik,”vkata Tsitsipas dilansir greekcitytimes.
Baca juga : Jokowi Minta Roadmap Pencalonan Tuan Rumah Olimpiade 2032 Dimatangkan
“Bagian yang membuatnya lebih melelahkan dari biasanya adalah memastikan virus itu sendiri dan semua hal yang terus muncul dan perubahan yang terjadi. Menurut saya, itulah tantangan terbesar yang kami hadapi saat ini,” lanjutnya.
Tahun ini, petenis berusia 22 tahun itu baru meraih satu gelar pada turnamen Open 13 di Marseille, Februari lalu. Dia juga berhasil mencapai final di dua turnamen lainnya, Dubai Championship, dan Jerman Terbuka.
Pandemi Covid-19 sempat membuat turnamen tenis dihentikan pada Maret dan dimulai kembali pada Agustus, menjelang AS Terbuka di New York. Namun, Tsitsipas menyadari bahwa hal tersebut ternyata membuat para petenis mengalami kelelahan karena harus selalu memikirkan cara terhindar dari virus tersebut.
”Sekarang saya baik-baik saja. Saya tidak merasa kelelahan, karena tidak terlalu banyak bermain di turnamen. Saya tidak punya alasan untuk kelelahan fisik,”vkata Tsitsipas dilansir greekcitytimes.
Baca juga : Jokowi Minta Roadmap Pencalonan Tuan Rumah Olimpiade 2032 Dimatangkan
“Bagian yang membuatnya lebih melelahkan dari biasanya adalah memastikan virus itu sendiri dan semua hal yang terus muncul dan perubahan yang terjadi. Menurut saya, itulah tantangan terbesar yang kami hadapi saat ini,” lanjutnya.
Tahun ini, petenis berusia 22 tahun itu baru meraih satu gelar pada turnamen Open 13 di Marseille, Februari lalu. Dia juga berhasil mencapai final di dua turnamen lainnya, Dubai Championship, dan Jerman Terbuka.
Lihat Juga :