PSG Dipermalukan Leipzig, Tuchel Tak Merasa dalam Bahaya
Kamis, 05 November 2020 - 07:44 WIB
Derita PSG tak sampai di situ. Mereka menakhiri laga dengan sembilan pemain setelah Idrissa Gueye dan Presnel Kimpembe, diusir wasit. Gueye diusir menit ke-69, dan menjadi pemain PSG pertama sejak Marco Verratti pada Maret 2018 melawan Real Madrid yang menerima kartu merah di Liga Champions. Kimpembe mengikutinya di masa injury time. (Baca juga: Ronaldo Dekati Rekor Casillas Saat Juventus Bungkam Ferencvaros ).
Dengan kekalahan beruntun di Grup H, PSG tercecer di peringkat 3 dengan tiga poin, tertinggal tiga angka dari pemimpin grup Manchester United yang dikalahkan Istanbul Basaksehir 1-2. Leipzig yang menuai poin sama dengan United di peringkat 2.
Pelatih PSG Thomas Tuchel tidak merasa pekerjaannya terancam. Dia juga membantah anggapan bahwa ketegangan antara dia dan direktur olahraga Leonardo memengaruhi penampilan pasukannya.
"Tidak, saya tidak merasa dalam bahaya. Situasi antara Leo dan saya? Ini tidak berdampak sama sekali di lapangan," kata Tuchel kepada RMC.
"Kami melawan tim yang memimpin Bundesliga sepekan lalu, yang sangat kuat, yang memainkan permainan yang bagus, dan kami sejatinya bisa memimpin 2-0."
"Itu sulit, mungkin itu kesalahan kami karena kami tidak mencetak gol kedua dan kami membuat kesalahan di titik penalti."
Dengan kekalahan beruntun di Grup H, PSG tercecer di peringkat 3 dengan tiga poin, tertinggal tiga angka dari pemimpin grup Manchester United yang dikalahkan Istanbul Basaksehir 1-2. Leipzig yang menuai poin sama dengan United di peringkat 2.
Pelatih PSG Thomas Tuchel tidak merasa pekerjaannya terancam. Dia juga membantah anggapan bahwa ketegangan antara dia dan direktur olahraga Leonardo memengaruhi penampilan pasukannya.
"Tidak, saya tidak merasa dalam bahaya. Situasi antara Leo dan saya? Ini tidak berdampak sama sekali di lapangan," kata Tuchel kepada RMC.
"Kami melawan tim yang memimpin Bundesliga sepekan lalu, yang sangat kuat, yang memainkan permainan yang bagus, dan kami sejatinya bisa memimpin 2-0."
"Itu sulit, mungkin itu kesalahan kami karena kami tidak mencetak gol kedua dan kami membuat kesalahan di titik penalti."
Lihat Juga :