Pegiat HAM Protes Gelaran Formula One di Arab Saudi
Senin, 09 November 2020 - 15:35 WIB
Sementara itu wacana untuk memasukkan Arab Saudi ke dalam kalender F1 sudah lama muncul. Terutama setelah perusahaan minyak setempat, Aramco, menjadi sponsor utama F1. Kedua pihak telah berniat menjalin kerja sama dalam jangka panjang. Brand Aramco pun terlihat muncul dalam setiap balapan. Kabarnya pihak F1 dengan Arab Saudi terikat kontrak untuk bekerja sama dalam 10 tahun ke depan. (Baca juga: Pentingnya Tafakuri Diri)
Adapun sejumlah tokoh F1 berharap GP Arab Saudi bisa berdampak positif di tengah kritik dari Amnesty International. Apalagi mereka bakal menggelar balapan jalanan malam yang sangat menarik di Jeddah pada tahun depan sebelum mengalihkannya ke sirkuit di Qiddiya pada 2023.
Manajer Tim Mercedes F1 Toto Wolff mengatakan dia berpikir olahraga harus bersatu dan membantu membawa kita ke tempat yang lebih baik. Dia pun berharap kondisi ini tidak dicampuradukkan karena masalah politik.
Apalagi pria asal Austria itu juga merasa sangat terkesan ketika pertama kali merasakan atmosfer balapan Formula E di Jeddah. Dia pun yakin ini akan menjadi balapan yang hebat pada tahun depan. (Baca juga: Penyakit Penyerta Covid-19 Perlu Diwaspadai)
“Kami telah melihat bahwa kami balapan secara global, ada diskusi positif seputar F1. Saya pernah ke Riyadh untuk Formula E tahun lalu dan saya terkesan dengan perubahan yang saya lihat. Sebagai pengunjung Anda tidak pernah tahu bagaimana keadaannya. Tapi apa yang saya lihat secara pribadi, itulah satu-satunya komentar yang bisa saya buat, karena ini adalah acara hebat tanpa pemisahan, wanita dan pria di tempat yang sama, menikmati acara olahraga,” ucap Wolff.
Adapun sejumlah tokoh F1 berharap GP Arab Saudi bisa berdampak positif di tengah kritik dari Amnesty International. Apalagi mereka bakal menggelar balapan jalanan malam yang sangat menarik di Jeddah pada tahun depan sebelum mengalihkannya ke sirkuit di Qiddiya pada 2023.
Manajer Tim Mercedes F1 Toto Wolff mengatakan dia berpikir olahraga harus bersatu dan membantu membawa kita ke tempat yang lebih baik. Dia pun berharap kondisi ini tidak dicampuradukkan karena masalah politik.
Apalagi pria asal Austria itu juga merasa sangat terkesan ketika pertama kali merasakan atmosfer balapan Formula E di Jeddah. Dia pun yakin ini akan menjadi balapan yang hebat pada tahun depan. (Baca juga: Penyakit Penyerta Covid-19 Perlu Diwaspadai)
“Kami telah melihat bahwa kami balapan secara global, ada diskusi positif seputar F1. Saya pernah ke Riyadh untuk Formula E tahun lalu dan saya terkesan dengan perubahan yang saya lihat. Sebagai pengunjung Anda tidak pernah tahu bagaimana keadaannya. Tapi apa yang saya lihat secara pribadi, itulah satu-satunya komentar yang bisa saya buat, karena ini adalah acara hebat tanpa pemisahan, wanita dan pria di tempat yang sama, menikmati acara olahraga,” ucap Wolff.
Lihat Juga :