Belum Dapat Persetujuan Pemerintah, Australia Terbuka 2021 Belum Pasti

Rabu, 11 November 2020 - 14:35 WIB
Sementara Australia sendiri saat ini tidak memiliki kasus lokal dan mencabut pembatasan internal mengenai masalah pergerakan di saat beberapa negara Eropa memberlakukan lockdown jilid kedua. Namun, Australia juga akan mencari jaminan bahwa pemain akan diizinkan melakukan perjalanan dari satu negara bagian ke negara bagian lainnya, bahkan jika kasus Covid-19 lebih banyak terjadi.

Jika tidak, semua acara pemanasan di Melbourne akan ditiadakan. Itu pasti akan memengaruhi Piala ATP, yang bisa dikurangi menjadi delapan tim, atau tidak dimainkan sama sekali. Selain itu, pemain akan mendapatkan pengalaman turnamen yang belum mereka dapatkan baru-baru ini, diizinkan meninggalkan lapangan dan hotel dan menikmati aktivitas biasa. "Keuntungan terbesar kami adalah setelah karantina selesai, pemain akan dapat bergerak dengan bebas," ucap Tiley.

Dalam beberapa tahun terakhir, turnamen pemanasan Australia Terbuka terdiri atas Piala ATP yang dimainkan di Sydney, Perth dan Brisbane, bersama dengan ajang WTA di Hobart, Adelaide, dan Brisbane. Sementara Australia Terbuka 2021 direncanakan akan berlangsung mulai 18 Januari mendatang. (Lihat videonya: Waspada Angka Kejahatan Selama Pandemi Naik)

Selain itu, Tiley juga mengatakan penonton Australia Terbuka tidak akan melebihi 25% dari kapasitas normal. Meski belum ada larangan menggelar turnamen tanpa penonton, pihaknya sudah berencana membuka penjualan tiket pada 26 November mendatang. (Raikhul Amar)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!