UEFA Klaim Mampu Kendalikan Covid-19 di Sepak Bola
Jum'at, 13 November 2020 - 17:50 WIB
Baca Juga : Kalender Internasional Tuai Kritikan, Pemain Merasa Jadi Mesin Uang
Presiden UEFA Aleksander Ceferin mengatakan data tersebut menjadi tanda pencapaian luar biasa karena bisa memainkan lebih dari 97% pertandingan sesuai jadwal. Jumlah tes positif juga sangat rendah kurang dari 1%. "Protokol Return to Play yang kami terapkan dan memastikan keamanan semua yang terlibat, bahkan di masa-masa sulit ini ketika pandemi berkembang di seluruh benua dan memberi kami keyakinan bahwa kompetisi kami akan dimainkan sesuai rencana,” katanya dikutip situs UEFA.
Dari 81 play-offEURO 2020, UEFA Nations League dan pertandingan persahabatan terpusat pada bulan Oktober digelar sesuai jadwal, sementara pada jendela internasional yang sama 47 dari 49 kualifikasi Under-21 dimainkan dengan dua lainnya ditunda. Diseluruh tes yang dilakukan di semua kompetisi, rata-rata ada 53,9 tes dilakukan per tim dan 11,8 tes per tim penyelenggara, per pertandingan.
Kurang dari separuh tes positif berasal dari para pemain sementara separuh lainnya menyangkut anggota lain dari delegasi tim dan ofisial pertandingan."Ini adalah penghargaan bagi mereka yang terlibat dan ini menunjukkan bahwa pertandingan dapat dimainkan dengan aman,” tandas Ceferin.
Presiden UEFA Aleksander Ceferin mengatakan data tersebut menjadi tanda pencapaian luar biasa karena bisa memainkan lebih dari 97% pertandingan sesuai jadwal. Jumlah tes positif juga sangat rendah kurang dari 1%. "Protokol Return to Play yang kami terapkan dan memastikan keamanan semua yang terlibat, bahkan di masa-masa sulit ini ketika pandemi berkembang di seluruh benua dan memberi kami keyakinan bahwa kompetisi kami akan dimainkan sesuai rencana,” katanya dikutip situs UEFA.
Dari 81 play-offEURO 2020, UEFA Nations League dan pertandingan persahabatan terpusat pada bulan Oktober digelar sesuai jadwal, sementara pada jendela internasional yang sama 47 dari 49 kualifikasi Under-21 dimainkan dengan dua lainnya ditunda. Diseluruh tes yang dilakukan di semua kompetisi, rata-rata ada 53,9 tes dilakukan per tim dan 11,8 tes per tim penyelenggara, per pertandingan.
Kurang dari separuh tes positif berasal dari para pemain sementara separuh lainnya menyangkut anggota lain dari delegasi tim dan ofisial pertandingan."Ini adalah penghargaan bagi mereka yang terlibat dan ini menunjukkan bahwa pertandingan dapat dimainkan dengan aman,” tandas Ceferin.
(ruf)
Lihat Juga :