Meski Gagal Jadi Juara Dunia MotoGP, Petronas Yamaha Rebut Penghargaan Bergengsi

Selasa, 17 November 2020 - 08:30 WIB
Meski MotoGP 2020 masih menyisakan satu balapan lagi, yakni GP Portugal pada 22 November 2020, perolehan 230 poin yang sudah dikumpulkan Petronas Yamaha dipastikan tidak mungkin bisa dikejar lima tim independen lainnya.

Kelima tim independen itu adalah Pramac Ducati, LCR Honda, KTM Tech3, Reale Avintia, dan Aprilia Gresini. Pramac pun menjadi tim yang paling mendekati perolehan poin yang dimiliki Petronas sebelum GP Valencia 2020 yang berlangsung akhir pekan kemarin.

Tambahan 25 poin yang diberikan Morbidelli usai memenangi GP Valencia membuat perolehan Petronas tidak bisa dikejar Pramac Ducati. Bahkan sekali pun dua ridernya, Jack Miller dan Francesco Bagnaia meraih posisi pertama dan kedua di GP Portugal 2020.

Pramac maksimal hanya bisa membawa pulang 45 poin dari GP Portugal. Sedangkan Petronas Yamaha sudah unggul 46 poin. Dengan demikian, hasil pada seri terakhir tidak akan mempengaruhi posisi mereka.

Sukses Petronas Yamaha meraih gelar tim independen terbaik dalam dua musim beruntun di MotoGP mendapat apresiasi dari Team Principal Razlan Razali. Dia mengaku senang karena gelar itu terus dikuasai timnya. Hanya saja, dia agak kecewa Quartararo gagal jadi juara dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!