Dianggap Rasis, Penyerang Anyar Manchester United Minta Maaf
Selasa, 01 Desember 2020 - 07:22 WIB
Striker Manchester United (MU) Edinson Cavani meminta maaf lantaran dianggap rasisme. Dia mengaku tidak menyangka jika ucapannya di Instagram diartikan berbeda. Foto: livescore
MANCHESTER - Striker anyar Manchester United (MU), Edinson Cavani meminta maaf atas tindakannya yang dianggap melakukan rasisme. Dia mengaku tidak menyangka jika ucapannya di Instagram diartikan berbeda.
(Baca Juga: Bantu MU Raih Kemenangan, Cavani Malah Terancam Skorsing Tiga Laga )
Pemain berkebangsaan Uruguay itu mencetak dua gol pada menit ke-74 dan ke-90, saat MU menang 3-1 atas Southampton pada lanjutan Liga Primer , Minggu (29/11/2020). Cavani juga berjasa memberikan assist kepada Bruno Fernandes (60).
Seusai pertandingan mantan pemain Napoli dan Paris Saint Germain (PSG) itu mendapat sanjungan dari seorang penggemar di media sosial yang mengunggah kalimat 'Asi te queiro Matador'. Artinya saya mencintai Anda Matador.
Cavani menanggapi unggahan tersebut di Instagram Story dengan menulis kalimat 'Gracis negrito' atau 'terima kasih negro'. Kata-kata tersebut yang dipahami berbagai pihak sebagai tindakan rasisme.
Karena sadar menuai kecaman, Cavani akhirnya menghapus unggahan tersebut. Dia langsung meminta maaf karena ucapan yang dia unggah ternyata dipandang berbeda dari maksud sesungguhnya.
(Baca Juga: Bantu MU Raih Kemenangan, Cavani Malah Terancam Skorsing Tiga Laga )
Pemain berkebangsaan Uruguay itu mencetak dua gol pada menit ke-74 dan ke-90, saat MU menang 3-1 atas Southampton pada lanjutan Liga Primer , Minggu (29/11/2020). Cavani juga berjasa memberikan assist kepada Bruno Fernandes (60).
Seusai pertandingan mantan pemain Napoli dan Paris Saint Germain (PSG) itu mendapat sanjungan dari seorang penggemar di media sosial yang mengunggah kalimat 'Asi te queiro Matador'. Artinya saya mencintai Anda Matador.
Cavani menanggapi unggahan tersebut di Instagram Story dengan menulis kalimat 'Gracis negrito' atau 'terima kasih negro'. Kata-kata tersebut yang dipahami berbagai pihak sebagai tindakan rasisme.
Karena sadar menuai kecaman, Cavani akhirnya menghapus unggahan tersebut. Dia langsung meminta maaf karena ucapan yang dia unggah ternyata dipandang berbeda dari maksud sesungguhnya.
Lihat Juga :