Jadi Pahlawan Inter Milan, Lukaku Akui Nikmati Periode Terbaik dalam Karier
Rabu, 02 Desember 2020 - 18:05 WIB
Itu jadi kemenangan pertama Inter di Liga Champions musim ini dan sekaligus membuka kans lolos ke babak 16 besar. Meski masih jadi juru kunci, wakil Serie A itu mengoleksi lima poin, terpaut dua poin dari Real Madrid serta Shakhtar Donetsk, dan tertinggal tiga poin dengan Monchengladbach.
“Seperti yang saya katakan, saya hanya salah satu dari 25 pemain (Inter Milan). Ada pemain yang jauh lebih berpengalaman di sini daripada saya. Saya hanya ingin membantu tim untuk menang. Itulah yang saya lakukan di setiap sesi latihan dan setiap pertandingan,” kata Lukaku
“Saya cuma ingin membantu Inter. Saya sangat senang berada di sini bersama para pemain ini. Saya telah merasakan satu setengah tahun terbaik dalam karir saya di Inter. Jadi saya berterima kasih kepada pelatih, stafnya, dan rekan satu tim saya,” lanjutnya kepada Sky Sport Italia.
Meski demikian, Lukaku menilai Inter harus meningkatkan lagi performa. Sebab, pada laga itu, setelah memimpin 3-1, tuan rumah dibiarkan menyerang dan hampir saja menyamakan kedudukan jika gol ketiga Plea tidak dianulir.
“Kami seharusnya mengakhiri permainan, kami unggul 3-1 dan beruntung dengan VAR bahwa gol penyeimbang lawan dianulir. Karena itu, kami tidak boleh negatif, karena ada banyak pemain muda dan kami sedang berkembang,” kata Lukaku lagi
“Seperti yang saya katakan, saya hanya salah satu dari 25 pemain (Inter Milan). Ada pemain yang jauh lebih berpengalaman di sini daripada saya. Saya hanya ingin membantu tim untuk menang. Itulah yang saya lakukan di setiap sesi latihan dan setiap pertandingan,” kata Lukaku
“Saya cuma ingin membantu Inter. Saya sangat senang berada di sini bersama para pemain ini. Saya telah merasakan satu setengah tahun terbaik dalam karir saya di Inter. Jadi saya berterima kasih kepada pelatih, stafnya, dan rekan satu tim saya,” lanjutnya kepada Sky Sport Italia.
Meski demikian, Lukaku menilai Inter harus meningkatkan lagi performa. Sebab, pada laga itu, setelah memimpin 3-1, tuan rumah dibiarkan menyerang dan hampir saja menyamakan kedudukan jika gol ketiga Plea tidak dianulir.
“Kami seharusnya mengakhiri permainan, kami unggul 3-1 dan beruntung dengan VAR bahwa gol penyeimbang lawan dianulir. Karena itu, kami tidak boleh negatif, karena ada banyak pemain muda dan kami sedang berkembang,” kata Lukaku lagi
Lihat Juga :