Para Pemain Persebaya Ini Rayakan Paskah di Tengah Darurat Corona
Senin, 13 April 2020 - 08:48 WIB
Hal senada dirasakan penyerang Patrich Steev Wanggai. Dia menilai wabah ini sebagai ujian dari Tuhan. Bagi pemain kelahiran 27 Juni 1988 ini, kejadian wabah Corona membuatnya tak dapat pulang kampung di Papua.
"Semua pasti ada maksud dan makna dari Tuhan Yesus. Harapan pada Paskah tahun ini agar saya pribadi lebih mengerti dan bersykur atas pengorbanan Tuhan Yesus buat saya dan buat umat manusia. Terus menguatkan iman kepercayaan saya kepada Tuhan Yesus," kata Patrich.
Di kesempatan terpisah, gelandang bertahan Aryn Glen Williams akhirnya bisa bernafas lega setelah keluar dari hotel tempat ia menjalani karantina selepas meninggalkan Indonesia. Ia bersyukur dapat merayakan Paskah dengan keluarga besarnya di Perth, Australia.
"Dengan adanya pandemi virus corona memang membuat situasi sulit. Namun semoga semua keluarga di dunia dapat merayakan Paskah dengan bahagia. Semoga semua diberkahi kesehatan dan keselamatan," harap Aryn, dikutip dari laman resmi Persebaya.
"Semua pasti ada maksud dan makna dari Tuhan Yesus. Harapan pada Paskah tahun ini agar saya pribadi lebih mengerti dan bersykur atas pengorbanan Tuhan Yesus buat saya dan buat umat manusia. Terus menguatkan iman kepercayaan saya kepada Tuhan Yesus," kata Patrich.
Di kesempatan terpisah, gelandang bertahan Aryn Glen Williams akhirnya bisa bernafas lega setelah keluar dari hotel tempat ia menjalani karantina selepas meninggalkan Indonesia. Ia bersyukur dapat merayakan Paskah dengan keluarga besarnya di Perth, Australia.
"Dengan adanya pandemi virus corona memang membuat situasi sulit. Namun semoga semua keluarga di dunia dapat merayakan Paskah dengan bahagia. Semoga semua diberkahi kesehatan dan keselamatan," harap Aryn, dikutip dari laman resmi Persebaya.
(yus)
Lihat Juga :