Kurangnya Informasi Tentang Kondisi Marquez, Suppo Salahkan Puig dan Honda
Jum'at, 11 Desember 2020 - 05:04 WIB
Mantan manajer tim Honda, Livio Suppo, mengkritik komunikasi Alberto Puig, yang jarang memberikan perkembangan terbaru terkait kondisi Marc Marquez / Foto: AS Sport
CATALUNYA - Mantan manajer tim Honda, Livio Suppo, mengkritik komunikasi Alberto Puig, yang jarang memberikan perkembangan terbaru terkait kondisi Marc Marquez . Padahal semua penggemar butuh informasi untuk mengetahui seberapa parah kondisi lengan kanan The Baby Alien pasca operasi ketiga.
Kekhawatiran tentang kesehatan Marquez masih menjadi teka-teki hingga saat ini pasca ia menjalani operasi ketiga pada lengan kanannya, terutama tentang infeksi yang sekarang telah dikonfirmasi.
Suppo, yang menjadi kepala tim Repsol Honda hingga akhir 2017, melihat adanya kesalahan dalam hal ini. Itu berkaitan dengan masalah komunikasi yang dianggap salah tanpa ada pemberitahuan selama beberapa bulan. (Baca juga: Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah MotoGP )
"Ini telah meninggalkan ruang untuk spekulasi tentang cedera ini. Saya telah bekerja dengan orang Jepang dan saya tahu betapa sulitnya meyakinkan mereka tentang hal-hal tertentu. Tapi saya percaya bahwa kali ini seharusnya ditangani secara berbeda, juga karena tidak ada yang disembunyikan," jelas Suppo dikutip dari GPOne, Kamis (10/12/2020).
Kekhawatiran tentang kesehatan Marquez masih menjadi teka-teki hingga saat ini pasca ia menjalani operasi ketiga pada lengan kanannya, terutama tentang infeksi yang sekarang telah dikonfirmasi.
Suppo, yang menjadi kepala tim Repsol Honda hingga akhir 2017, melihat adanya kesalahan dalam hal ini. Itu berkaitan dengan masalah komunikasi yang dianggap salah tanpa ada pemberitahuan selama beberapa bulan. (Baca juga: Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah MotoGP )
"Ini telah meninggalkan ruang untuk spekulasi tentang cedera ini. Saya telah bekerja dengan orang Jepang dan saya tahu betapa sulitnya meyakinkan mereka tentang hal-hal tertentu. Tapi saya percaya bahwa kali ini seharusnya ditangani secara berbeda, juga karena tidak ada yang disembunyikan," jelas Suppo dikutip dari GPOne, Kamis (10/12/2020).
Lihat Juga :