Ballon d'Or Dream Team, Media Prancis, Antipemain Asal Prancis

Rabu, 16 Desember 2020 - 12:31 WIB
Tim ketiga, Manuel Neuer (gawang), Paul Breitner, Sergio Ramos, Philipp Lahm (belakang), Andres Iniesta, Didi, Johan Neeskens, Michel Platini (tengah), Thierry Henry, George Best, Marco van Basten (depan).

Komposisi ini agak menarik karena tidak ada pemain Prancis di tim pertama. Padahal, Prancis memiliki Zinedine Zidane, Thierry Henry, atau juga Michel Platini di tim utama pilihan jurnalis. Ketiga pemain ini hanya masuk di tim kedua dan ketiga yang merupakan pilihan dari fans secara online. (Baca juga: Ketika Musibah Datang sebagai Peringatan)

Pertanyaan tentu terkait bagaimana peran Zidane. Meski sempat mendapatkan kartu merah, dia adalah salah satu pemain tersukses. Dia pun pernah mendapatkan gelar pemain terbaik dunia tiga kali dan Ballon d'Or pada 1998 serta masuk tiga besar sebanyak tiga kali.

Dia justru kalah populer dibandingkan Xavi Hernandez di posisi pemain tengah. Padahal, jika bicara gelar individu, Zidane lebih bagus dibandingkan Xavi. Dari sisi tim juga tidak kalah. Semua gelar sudah didapatkan di level klub dengan tim berbeda serta memperoleh Piala Dunia dan Piala Eropa bersama timnas Prancis.

Berbeda dengan terpilihnya Messi dan Ronaldo. Hampir tak ada kontroversi. "Saya merasa sangat terhormat menjadi bagian dari France Football's All Time 11. Sungguh Tim Impian yang luar biasa. Mereka semua layak mendapatkan rasa hormat dan kekaguman saya dan saya jelas bangga berada di antara pemain luar biasa seperti itu. Terima kasih!" tulis Ronaldo, di Instagram. (Baca juga: 2 Olahraga untuk Menurunkan Berat Badan dengan Cepat)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!