Mewahnya Fasilitas Latihan Leicester City
Sabtu, 19 Desember 2020 - 02:05 WIB
Klub jelas berharap di bawah komando pelatih Irlandia Utara tersebut The Foxes bakal terus berkembang menjadi tim yang bisa bersaing untuk meraih gelar baik di kompetisi domestik maupun Eropa. Musim lalu, Racikan Rodgers membuat Leicester sempat menjadi tim kejutan dengan menampati papan atas Liga Primer selama beberapa waktu. Di akhir musim, dia sukses membawa timnya finish di urutan kelima dan lolos ke Liga Europa. Konsistensi Leicester di papan atas berlanjut di musim ini.
Mereka lolos ke babak 32 besar Liga Europa dan bercokol di posisi keempat klasemen sementara Liga Primer. Jamie Vardy dkk bahkan hanya tertinggal empat poin dari penghuni tahta tertinggi, Liverpool (28 poin). Namun, standar tinggi diberlakukan Rodgers. Pelatih berusia 47 tahun tersebut tidak bisa menutupi kekecewaannya pasca timnya kalah 0-2 dari Everton, Rabu (17/12). Dia mengatakan kegagalan memaksimalkan peluang menjadi salah satu faktor kekalahan Leicester.
Rodgers mewanti-wanti pasukannya agar menjaga fokus sehingga kesalahan serupa tidak terulang saat menghadapi Tottenham Hotspur, Minggu (20/12). “Kami frustrasi. Kami memiliki cukup penguasaan bola, masuk ke area yang sangat bagus sepanjang pertandingan tetapi hanya kekurangan sedikit kualitas dalam permainan kami m untuk menciptakan peluang yang jelas. tetapi pada akhirnya, dua gol yang kami berikan adalah gol yang buruk. Ketika Anda melakukan itu melawan tim yang pertahananya rapat maka segalanya sulit,” terang Rodgers dilansir lcfc.com.
Mereka lolos ke babak 32 besar Liga Europa dan bercokol di posisi keempat klasemen sementara Liga Primer. Jamie Vardy dkk bahkan hanya tertinggal empat poin dari penghuni tahta tertinggi, Liverpool (28 poin). Namun, standar tinggi diberlakukan Rodgers. Pelatih berusia 47 tahun tersebut tidak bisa menutupi kekecewaannya pasca timnya kalah 0-2 dari Everton, Rabu (17/12). Dia mengatakan kegagalan memaksimalkan peluang menjadi salah satu faktor kekalahan Leicester.
Rodgers mewanti-wanti pasukannya agar menjaga fokus sehingga kesalahan serupa tidak terulang saat menghadapi Tottenham Hotspur, Minggu (20/12). “Kami frustrasi. Kami memiliki cukup penguasaan bola, masuk ke area yang sangat bagus sepanjang pertandingan tetapi hanya kekurangan sedikit kualitas dalam permainan kami m untuk menciptakan peluang yang jelas. tetapi pada akhirnya, dua gol yang kami berikan adalah gol yang buruk. Ketika Anda melakukan itu melawan tim yang pertahananya rapat maka segalanya sulit,” terang Rodgers dilansir lcfc.com.
(ruf)
Lihat Juga :