Tujuh Momen Paling Kontroversial Gemparkan Ring Tinju Dunia

Sabtu, 19 Desember 2020 - 15:09 WIB
Tujuh Momen Paling Kontroversial Gemparkan Ring Tinju Dunia/The Sun
Tujuh momen kontroversial yang mengguncang jagat tinju akan selalu diingat oleh publik. Gennadiy Golovkin baru-baru ini mengejutkan penggemar setelah mengklaim dia bisa memanfaatkan kesempatannya untuk secara legal membunuh seseorang di atas ring.

Pernyataan keras juara Kelas Menengah IBF itu untuk menanggapi klaim Oscar De La Hoya bahwa dia bisa dengan mudah mengalahkan GGG jika dia kembali ke atas ring. Nah, ada beberapa momen paling kontroversial dalam tinju termasuk ancaman 'makan anak Anda' Mike Tyson terhadap Lennox Lewis setelah komentar pembunuhan Gennadiy Golovkin. Di sini SunSport melihat beberapa momen paling kontroversial dalam tinju dunia .

Ejekan 'makan anak-anakmu' Mike Tyson



Sungguh Orang Paling Buruk di Planet ini, Tyson, 57, sudah tidak asing lagi menempatkan dirinya menjadi berita utama karena semua alasan yang kontroversial. Gigitannya di telinga Evander Holyfield dapat dengan mudah ditampilkan dalam daftar ini, namun itu tidak mendekati ucapannya pada tahun 2000 di mana dia menyatakan dia ingin memakan anak-anak Lennox Lewis.





Dalam sebuah pernyataan yang kemudia dia meminta maaf, Iron Mike mengeluarkan kata-kata kasar pada bintang Inggris itu setelah kemenangan KO ronde pertamanya melawan Lou Savarese. Berbicara setelah pertarungan, dia berkata: "Saya yang terbaik. Saya adalah juara paling brutal dan ganas dan kejam yang pernah ada. Tidak ada yang bisa menghentikan saya. Lennox adalah penakluk?''

"Tidak, aku Alexander. Dia bukan Alexander. Aku yang terbaik. Tidak pernah ada orang yang sekejam ini. Aku Sonny Liston. Aku Jack Dempsey. Tidak ada yang sepertiku, aku berasal dari mereka.''

"Tidak ada yang bisa menandingi saya. Gayaku beringas. Pertahananku tak tertembus, dan aku galak. Aku ingin hatimu, aku ingin memakannya.''
Halaman :
tulis komentar anda
Video Rekomendasi
Berita Terkait
Rekomendasi
Terpopuler
Berita Terkini More