Dorna Subsidi Tim Satelit MotoGP Rp112 Miliar
Minggu, 20 Desember 2020 - 02:05 WIB
Peningkatan hadiah uang itu tidak terlepas dari bertambahnya jumlah balapan selepas musim 2021. Dengan total 22 balapan pada MotoGP 2022, tentu biaya yang dikeluarkan tim-tim itu akan membengkak. Karena itu, Dorna berinisiatif memberikan tambahan hadiah uang.
Jika ditotal, pengeluaran Dorna Sports dalam setahun untuk semua tim dan pabrikan di tiga kelas mencapai 70 juta Euro (setara Rp1,2 triliun). Dengan kenaikan hadiah uang pada 2021-2026, jumlah tersebut jelas akan ikut naik.
Hadiah sebesar 6,5 juta Euro itu sudah cukup membantu kelangsungan hidup sebuah tim independen di MotoGP. Sebagai gambaran, LCR Honda saja menganggarkan setidaknya 10 juta Euro (setara Rp173 miliar) per tahun untuk berkompetisi.
Pos anggaran terbesar dari tim independen adalah untuk menyewa motor. LCR Honda saja menyewa setidaknya empat unit motor dengan biaya 2,2 juta Euro (setara Rp34,2 miliar) per tahun. Sementara sisanya dibagi untuk gaji teknisi serta pengembangan motor.
Selain itu, LCR Honda juga menganggarkan dana cadangan sebesar 1 juta Euro (setara Rp17,3 miliar). Dana cadangan itu dipakai untuk mengganti kerusakan motor apabila pembalapnya mengalami kecelakaan saat pekan balapan.
Jika ditotal, pengeluaran Dorna Sports dalam setahun untuk semua tim dan pabrikan di tiga kelas mencapai 70 juta Euro (setara Rp1,2 triliun). Dengan kenaikan hadiah uang pada 2021-2026, jumlah tersebut jelas akan ikut naik.
Hadiah sebesar 6,5 juta Euro itu sudah cukup membantu kelangsungan hidup sebuah tim independen di MotoGP. Sebagai gambaran, LCR Honda saja menganggarkan setidaknya 10 juta Euro (setara Rp173 miliar) per tahun untuk berkompetisi.
Pos anggaran terbesar dari tim independen adalah untuk menyewa motor. LCR Honda saja menyewa setidaknya empat unit motor dengan biaya 2,2 juta Euro (setara Rp34,2 miliar) per tahun. Sementara sisanya dibagi untuk gaji teknisi serta pengembangan motor.
Selain itu, LCR Honda juga menganggarkan dana cadangan sebesar 1 juta Euro (setara Rp17,3 miliar). Dana cadangan itu dipakai untuk mengganti kerusakan motor apabila pembalapnya mengalami kecelakaan saat pekan balapan.
Lihat Juga :